• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Senin, 20 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Berjenggot Panjang, Kades Ini Disangka Teroris

by Fitria Aulia
1 Maret 2024
in Headline, Info KBB, Seputar Desa
Reading Time: 1 min read
Berjenggot Panjang, Kades Ini Disangka Teroris
0
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

LEMBANG,BBPOS- Diki Rohandi (45) Kepala Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), memutuskan mengubah penampilannya yang kini berjenggot dan sempat disangka teroris.

Penampilan tersebut beralasan agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat dan terlihat lebih religius.

Kades Wangunsari Diki mengaku memelihara janggutnya hingga panjang selama 15 tahun lamanya.“Saya memelihara jenggot sejak menikah di tahun 2009,” kata Diki, Jumat 1 Maret 2024.

Ada pengalaman menarik yang dialami Diki lantaran penampilannya yang kini berjenggot . Suatu hari, Diki sempat disangka terlibat jaringan teroris karena penampilannya itu.

“Satu dusun pernah menduga saya terlibat jaringan terorisme, tapi saya tabayun dengan tokoh pemuda, alhamdulillah selesai,” tutur pria pituin urang Wangunsari ini.

Dia beralasan,memanjangkan janggutnya itu. Selain Sunah Rasul, Diki mengaku menjaga dirinya dari perbuatan tercela. “Masa sih janggot panjang melakukan maksia, era atuh ku janggot (malu sama janggot,red),” kelekar bapak dengan empat anak ini.

Diki mengaku, ada plus minusnya ketika memelihara janggut. Saat dirinya maju di Pemilihan Kepala Desa Wangunsari, masyarakat lebih mengenalinya. “Oh Bah Diki nu janggotan, masyarakat lebih mengenal saya,” katanya.

Lebih lajut, Dia mengatakan ada stigma negatif dari sebagian masyarakat terhadap dirinya. “Saya disangka anti tahlilan, anti seni budaya karena aliran Islamnya lain. Tapi saya buktikan setiap kegiatan masyarakat seni, budaya dan keagamaan saya selalu hadir,” ungkapnya.

Ia berharap, untuk saat ini fokus bekerja dan menggali potensi desa menjadi salah satu pegangan dasar dalam merencanakan hal-hal yang akan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratDPMD KBBKades berjenggotkades wangunsariKecamatan lembang
Previous Post

Tanah Bergeser, Rumah dan Sekolah Kampung Cigombong Rongga Rusak

Next Post

Warga Cigombong Rongga Rencana Akan Direlokasi

Fitria Aulia

Next Post
Warga Cigombong Rongga Rencana Akan Direlokasi

Warga Cigombong Rongga Rencana Akan Direlokasi

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In