NGAMPRAH,BBPOS- Sebanyak 21 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menerima program penguatan usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperluas daya saing produk UMKM di pasar.
Wakil Ketua II BAZNAS KBB Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Saiful Rachman, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi berbasis pemberdayaan produktif yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi para mustahik penerima manfaat program, khususnya dalam meningkatkan kualitas usaha dan daya saing produk,” ujar Saiful, Rabu (20/5).
Saiful menjelaskan, sebelumnya sebanyak 62 pelaku UMKM binaan telah diusulkan oleh BAZNAS KBB untuk mengikuti program kurasi produk tahun 2025. Namun, realisasi penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap pada 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 pelaku usaha telah menerima fasilitasi bantuan kemasan produk. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama kepada lima penerima manfaat yang telah disalurkan bulan lalu, dan tahap kedua kepada 16 penerima manfaat pada Mei 2026.
“Alhamdulillah, saat ini sebanyak 21 pelaku UMKM binaan telah menerima fasilitasi bantuan kemasan produk guna meningkatkan kualitas usaha dan memperluas daya saing di pasar,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas dukungan program kurasi dan bantuan kemasan yang dinilai membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas peluang pemasaran.
“Harapannya, usaha mereka bisa naik kelas. Tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga mendorong transformasi dari mustahik menjadi muzaki,” tandasnya.

