• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 17 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Dinkes KBB Catat Satu Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

by Fitria Aulia
21 Oktober 2022
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Dinkes KBB Catat Satu Kasus Gagal Ginjal Akut Anak
0
SHARES
107
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH,BBPOS- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat ada satu kasus gangguan ginjal akut misterius atau acute kidney injury (AKI) pada anak di Kecamatan Padalarang.

Satu kasus itu berdasarkan laporan dari data Dinkes Provinsi Jawa Barat .

“Berdasarkan laporan dari Dinkes Pemprov Jabar ada satu kasus yang meninpa warga asal kecamatan Padalarang,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Bandung Barat Nurul Rasyihan Jumat (21/10/2022).

Ia menambahkan, sebelumnya yang bersangkutan mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit Hasa Sadikin (RSHS) Bandung.

“Setelah kita melakukan penelusuran. Pasien tersebut dinyatakan meninggal tanggal 12 September 2022,” jelasnya.

Atas dasar tersebut, Dinkes Bandung Barat melakukan beberapa persiapan untuk menghadapi penyakit misterius itu, di antaranya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai AKI.

Selain itu, Nurul mengimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran terkait penghentian sementara konsumsi semua jenis obat sirup bagi anak. Hal tersebeut sebagai upaya pencegahan.

“Himbauan bagi masyarakat sesuai dengan edaran Kementerian untuk penggunaan sirup untuk anak, apa pun jenisnya sementara beralih dulu ke obat tablet atau minta resep obat puyer ke dokter. Jaddi masyarakat jangan dulu beli obat-obatan bebas berbentuk sirup,” katanya.

Menanggapi kasus gagal ginjal yang dikait-kaitkan obat sirup, salah seoranf ibu, Titin Kartini (26) memilih untuk sementara waktu tidak memberi anaknya obat dalam bentuk apapun. Kata dia, agar buah hati aman dan emak tenang, lebih pilih pengobatan tradisonal dulu.

“Untuk batuk pilek lebih pakai yg tradisional kayak dibalurin minyak kelapa ditambah bawang merah iris,dan, banyakin minum,” ungkapnya.

Hal itu dilakukan, kata Titin terlebih adanya imbauan pemerintah untuk menghentikan sementara konsumsi obat sirup bagi anak.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratDinkes kbbGangguan ginjal
Previous Post

Overload, Jutaan Ton Sampah Dipaksakan Masuk TPA Sarimukti

Next Post

Dinas PUTR KBB Hentikan Proyek Jalan Selatan

Fitria Aulia

Next Post
Dinas PUTR KBB Hentikan Proyek Jalan Selatan

Dinas PUTR KBB Hentikan Proyek Jalan Selatan

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In