CIPATAT,BBPOS- Tumpukan sampah yang telah lama menggunung di dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Rancabentang, Desa Rajamandalakulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat akhirnya dibersihkan, Jumat (10/4/2026).
Pemerintah Desa Rajamandalakulon menurunkan satu unit alat berat dan 10 armada truk untuk mengangkut sampah yang menumpuk sepanjang kurang lebih 20 meter di lokasi tersebut.
Kepala Desa Rajamandalakulon, Alit Nurmansyah, mengatakan pembersihan dilakukan sebagai respons atas penumpukan sampah liar yang terus berulang meski sudah beberapa kali dibersihkan.
“Pengerukan sampah dilakukan menggunakan alat berat, kemudian langsung diangkut ke TPAS Sarimukti,” ujar Alit.
Ia menyebut, tumpukan sampah diduga berasal dari oknum masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan di area tersebut.
Menurutnya, rendahnya kesadaran masyarakat menjadi penyebab utama persoalan sampah liar yang terus terjadi.
Alit juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui UPTD PSTR TPAS Sarimukti yang meminjamkan alat berat, serta UPT Kebersihan yang mengerahkan armada truk dalam operasi pembersihan tersebut.
Dalam kesempatan itu, pihak desa juga mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut.
“Kami tegaskan agar tidak ada lagi yang membuang sampah di wilayah ini. Jika masih melanggar, akan kami tindak tegas,” katanya.
Sementara itu, perwakilan UPT Kebersihan, Empan Apandi, menargetkan seluruh sampah dapat terangkut dalam satu hari, meski tetap menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Dengan 10 armada, kami optimistis sampah bisa terangkut habis, namun tetap melihat situasi,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan perwakilan UPTD PSTR TPAS Sarimukti DLH Provinsi Jawa Barat, Yayan Sulaeman, yang memastikan alat berat yang digunakan merupakan bantuan untuk mendukung pembersihan di lokasi tersebut.
Ia berharap, setelah pembersihan ini, lingkungan di sekitar TPU Rancabentang dapat kembali bersih dan terbebas dari sampah liar.

