• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Sabtu, 7 Februari, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Sempat Landai, Wabah PMK di KBB Merebak Lagi 229 Sapi Terjangkit

by Fitria Aulia
9 Januari 2025
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Sempat Landai, Wabah PMK di KBB Merebak Lagi 229 Sapi Terjangkit
0
SHARES
69
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH,BBPOS- Sejumlah hewan ternak di Kabupaten Bandung Barat terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di akhir tahun 2024 lalu.

Berdasarkan data Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB menyebut, setidaknya ada 10 hewan ternak yang mati terserang PMK di Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Bidang Keshatan Hewan (Keswan) Dispernakan KBB, dr Acep Rohimat mengatakan, selain menerima laporan dari peternak pihaknya pun langsung melakukan monitoring ke lapangan.

“Setelah monitoring petugas Keswan mencatat ada 229 sapi yang bergejala PMK, empat sapi mati dan empat belas ekor sapi lainnya dipotong paksa,” katanya.

Ia menambahkan, kebanyakan ratusan ekor sapi yang telah menunjukan gejala PMK di Kabupaten Bandung Barat tersebut berasal dari luar Jawa Barat.

“Hasil wawancara lapangan, kebanyakannya sapi baru dari Jawa. Karena kemungkinan sekarang peternak mulai penggemukan buat persiapan Idul Adha,” katanya.

Masih kata dia, pihaknya telah Surat Edaran (SE) kepada seluruh peternak di KBB untuk melakukan base security atau pemisahan terhadap hewan yang sakit sebagai bentuk antisipasi PMK.

“Sementara, kita minta peternak untuk memisahkan hewan sakit dan hewan baru datang dengan yang lama. Lalu, pembersihan kandang dan sekitarnya serta batasin lalu lintas, hewan,” tuturnya.

Ia menyebut, Pemkab Bandung Barat saat ini belum menyediakan vaksin PMK, namun pihaknya menganjurkan kepada para peternak untuk mengadakan vaksin secara mandiri.

“Jadi mereka (peternak) mengadakan sendiri, kalau ada kita bantu untuk aplikasinya. Bagi peternak yang 1-2 ekor saat ini kita lagi pengajuan ke Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tandasnya.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratbidang KeswanDispernakanPeternak sapisapi bandung baratvirus PMKwabah PMK
Previous Post

Sertifikasi Aset Pemkab Bandung Barat Terus Meningkat

Next Post

BKAD: APBD KBB Surplus Sebesar Rp 67 Miliar

Fitria Aulia

Next Post
BKAD: APBD KBB Surplus Sebesar Rp 67 Miliar

BKAD: APBD KBB Surplus Sebesar Rp 67 Miliar

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In