NGAMPRAH,BBPOS- Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat Lukmanul Hakim menegaskan belum ada laporan terkait keluhan petani di wilayah Cipatat soal belasan Hektare sawah yang terancam gagal tanam.
“Sampai saat ini belum mendapatkan laporan, kita akan mengecek ke lapangan melalui koordinator wilayah Kecamatan Cipatat,” kata Lukman, Selasa (26/8/2025).
Dia mengatakan, untuk persoalan yang dihadapi para petani saat ini dikarenakan saluran irigasi tertutup tumpukan material tanah.Menurutnya, kewenagan irigasi adanya di Dinas PUTR dan akan segera berkoordinasi dengan Dinas terkait.
“Kita akan berkoordinasi dengan Dinas PUTR, dan sekarang itu lagi ada penataan irigasi dari pusat yang dikerjakan oleh BBWS Citarum,” jelasnya.
Lukman menyebut, terkait jaringan irigasi dari mulai sekunder hingga tersier dikerjakan oleh BBWS.
“Semua irigasi yang besar, sekunder sampai tersier, tapi baru proses perencanaan, verifikasi administrasi dan lapangan, bertahap termasuk pelaksanaan. Pasti kita akan cek dan akan kita laporkan ke BBWS,” katanya.
Ia menegaskan dalam waktu dekat akan melakukan pengecekan lapangan (kroscek) langsung ke lokasi petani yang mengalami gagal tanam untuk mengantisipasi adanya kerugian.
“Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) akan melakukan kroscek permasalahan petani di Cipatat. Kami berharap saluran irigasi yang tertutup tumpukan material tanah segera teratasi,” pungkasnya.

