PADALARANG,BBPOS- Sebanyak 232 kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan sepadan Situ Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, kini resmi tercatat sebagai penerima bantuan tahap kedua. Kepastian ini menyusul rampungnya proses pembuatan buku rekening bagi warga terdampak.
Kepala Desa Ciburuy, Firmansyah, menyebut penyaluran tahap kedua ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang telah menjangkau 58 KK.
“Pembuatan buku rekening untuk warga yang memiliki bangunan di sepadan Situ Ciburuy sudah selesai. Total ada 232 KK yang masuk tahap kedua,” kata Firmansyah saat ditemui di Padalarang, Jumat (24/4/2026).
Ia merinci, penerima bantuan tidak hanya berasal dari pemilik rumah tinggal. Beragam jenis bangunan milik warga turut masuk dalam pendataan, mulai dari tempat usaha hingga lahan produktif.
“Sekitar 10 itu rumah, sementara 212 lainnya mencakup warung, sawah, kebun, bangunan lain, termasuk kandang ternak,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang terdampak program penataan kawasan Situ Ciburuy.
“Ini bentuk kepedulian pemerintah, khususnya dari Pemprov Jawa Barat, kepada masyarakat yang terdampak revitalisasi,” ujarnya.
Di sisi lain, fasilitas sosial dan fasilitas umum seperti sekolah dan madrasah dipastikan tidak masuk dalam program penataan. Pasalnya, bangunan tersebut masih aktif digunakan oleh masyarakat.
“Fasos dan fasum tidak termasuk, karena masih dipakai. Jadi tidak mungkin dibongkar atau dirapikan,” tegasnya.
Terkait rencana relokasi, pihak desa mengaku belum menerima informasi lanjutan. Meski demikian, realisasi bantuan tahap kedua ini dinilai sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menangani kawasan tersebut.
“Untuk relokasi belum ada informasi. Tapi tahap kedua ini menunjukkan komitmen pemerintah sudah berjalan,” pungkasnya.
