• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Kamis, 12 Maret, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Ormas Sundawani Soroti Kubangan Bekas Galian di TPAS Sarimukti Usai Pemulung Tewas

by adikamil
13 Februari 2026
in Headline, Hukum & Kriminal, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Ormas Sundawani Soroti Kubangan Bekas Galian di TPAS Sarimukti Usai Pemulung Tewas

Ketua Ormas Sundawani DPC Cipatat, Abah Danny, foto:BBPOS/ Kamil.

0
SHARES
70
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

CIPATAT,BBPOS- Insiden tewasnya seorang pemulung yang tenggelam di kubangan bekas galian di kawasan TPAS Sarimukti, Kamis (12/2/2026), menuai sorotan dari Ketua Ormas Sundawani DPC Cipatat, Abah Danny.

Ia mempertanyakan keberadaan kubangan yang terbentuk dari proyek perluasan TPAS tersebut dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga maupun pekerja di sekitar lokasi.

“Bekas galian yang sekarang menyerupai danau itu sebenarnya difungsikan untuk apa? Apakah untuk penimbunan sampah atau hanya menampung air? Kalau tidak ada manfaatnya, seharusnya segera ditata,” ujar Abah Danny, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, kedalaman kubangan cukup signifikan dan tidak dilengkapi pengamanan yang memadai. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko, terlebih area TPAS kerap diakses para pemulung dan pekerja setiap hari.

“Ini jelas berbahaya. Jika dibiarkan tanpa penanganan, bisa kembali menelan korban. Faktanya sekarang sudah ada korban jiwa,” tegasnya.

Abah Danny juga mempertanyakan penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan TPAS Sarimukti. Ia menilai seharusnya terdapat rambu peringatan, pembatas area, maupun langkah mitigasi lain untuk mencegah kecelakaan.

“Harusnya ada rambu larangan atau pengamanan di titik-titik rawan. Jangan sampai aspek keselamatan diabaikan,” katanya.

Ia meminta pihak proyek, pengelola TPAS, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat untuk bertanggung jawab dan segera melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, Abah Danny juga mendorong aparat kepolisian melakukan pendalaman guna memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

“Perlu ditindaklanjuti secara hukum bila memang ditemukan kelalaian. Yang terpenting, jangan sampai ada korban lagi,” pungkasnya.

Tags: #kabupaten bandung baratdesa Sarimuktikapolsek cipatatpemulung tewassundawaniTpas sarimukti
Previous Post

Pemulung Tewas Tenggelam di Kubangan TPAS Sarimukti

Next Post

Remaja SMP Ditemukan Tewas di Eks Kampung Gajah, Dua Pelaku Diamankan Kurang dari 24 Jam

adikamil

Next Post
Remaja SMP Ditemukan Tewas di Eks Kampung Gajah, Dua Pelaku Diamankan Kurang dari 24 Jam

Remaja SMP Ditemukan Tewas di Eks Kampung Gajah, Dua Pelaku Diamankan Kurang dari 24 Jam

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In