NGAMPRAH,BBPOS- Sebanyak 17 komunitas ojek online (ojol) di Kabupaten Bandung Barat menyatakan sikap tegas untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah.
Pernyataan itu disampaikan dalam audiensi bersama Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra, Dandim 0609 Cimahi Letkol Inf Ratno, ketua DPRD KBB, Sekda Ade Zakir, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Saung Makan TnT, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Minggu (31/8/2025).
Ketua Komunitas Online Bandung Barat (KOBAR), Apep, menegaskan forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan pandangan sekaligus memperkuat komitmen menjaga situasi daerah tetap aman.
“Kami sepakat bersama Forkopimda bahwa Bandung Barat harus tetap kondusif. Rekan-rekan ojol jangan sampai terprovokasi isu-isu yang berkembang di luar sana,” ujar Apep.
Ia menambahkan, pengemudi ojol bukan hanya berperan dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban sosial.
“Kami sudah berkomitmen bersama pemerintah daerah untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Semoga langkah ini menjadi contoh bahwa ojol di Bandung Barat bisa menjadi bagian dari solusi, bukan masalah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Apep juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah seorang pengemudi ojol, almarhum Affan Kurniawan.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.
Sementara itu, Kilay, pembina OPANG Merah Putih, mengapresiasi langkah silaturahmi komunitas ojol bersama pemerintah dan Forkopimda.
“Pendekatan seperti ini luar biasa dan mendapat respons baik. Saya sangat apresiasi, apalagi sebelumnya sudah ada komunikasi intensif dengan pemerintah daerah melalui Dishub yang sering turun langsung ke lapangan,” tutur Kilay.
Ia berharap seluruh pengemudi ojol maupun ojek pangkalan tetap waspada terhadap ajakan yang dapat merugikan masyarakat.
“Mari kita jaga kebersamaan dan kondusifitas. Jangan sampai ada yang terprovokasi dengan ajakan-ajakan yang merugikan,” tegasnya.

