• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Sabtu, 14 Februari, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Cucun: MBG Harus Jalan Terus, Pengawasan Diperkuat

by Fitria Aulia
26 September 2025
in Headline, Info KBB
Reading Time: 2 mins read
Cucun: MBG Harus Jalan Terus, Pengawasan Diperkuat
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

CIPONGKOR,BBPOS- Meski ratusan siswa di Bandung Barat mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pemerintah tidak menghentikan program tersebut, melainkan memperkuat pengawasan dan evaluasi.

Hal itu disampaikan Cucun usai meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan PLTA Saguling, Kampung Cipari, Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (25/9/2025).

Dapur tersebut diketahui memproduksi menu MBG yang disinyalir menjadi sumber keracunan massal bagi ratusan siswa di Cipongkor.

“Ini program yang luar biasa dari Pak Prabowo, beliau ingin melihat anak-anak Indonesia tersenyum, gizinya tidak kurang. Tolong jangan dirusak oleh orang yang ingin ambil untung atau mencari keuntungan lebih,” ujar Cucun.

Menurutnya, kasus keracunan seperti yang terjadi di Bandung Barat harus dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi, bukan alasan untuk menghentikan program gizi yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

DPR RI, kata Cucun, bahkan mengusulkan pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur keterlibatan berbagai pihak seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pemerintah daerah, hingga komite orang tua untuk memperkuat pengawasan.

“Yang penting adalah ada penguatan pengawasan. Ke depan harus ada keterlibatan stakeholder, Kemenkes, BPOM. Dengan Perpres, Kemenkes bisa melakukan pemeriksaan berkala, termasuk pemeliharaan dan evaluasi,” jelasnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga mengingatkan seluruh dapur SPPG agar mematuhi 10 Standar Operasional Prosedur (SOP) dapur MBG, mulai dari penerimaan dan penyimpanan bahan baku, proses memasak, pemorsian, pengemasan, distribusi, kebersihan personil, sanitasi peralatan, hingga penanganan limbah.

“Kami mengingatkan seluruh mitra agar benar-benar menjaga prosesnya, jangan mencari benefit berlebihan. Makanan tidak boleh disimpan dua hari, sistem masakan maksimal empat jam, dan bahan baku tidak boleh melewati batas waktu kedaluwarsa,” tegasnya.

Dengan pengawasan ketat dan penerapan SOP secara disiplin, Cucun meyakini kejadian serupa dapat diantisipasi sehingga program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberi manfaat sesuai harapan.

Tags: #dprd kbbBupati Bandung Baratcucun ketua Faraksi DPR RIDPRRIfraksi PKBJeje Ritchie Ismail-Asep IsmailPresiden prabowoprogram mbg
Previous Post

Guru Besar UIN: Modal Sosial Jadi Kunci Percepat Pengentasan Kemiskinan Desa

Next Post

Bupati Bandung Barat Hentikan Sementara Tiga Dapur MBG Terkait Kasus Keracunan

Fitria Aulia

Next Post
Bupati Bandung Barat Hentikan Sementara Tiga Dapur MBG Terkait Kasus Keracunan

Bupati Bandung Barat Hentikan Sementara Tiga Dapur MBG Terkait Kasus Keracunan

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In