• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Sabtu, 18 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Berkah Dibalik Labu Oranye Lembang

by Hendra Hidayat
4 Januari 2019
in Ekonomi, Info KBB
Reading Time: 2 mins read
Berkah Dibalik  Labu Oranye Lembang
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Lembang, BBPOS – Jika melintasi Jalan Raya Lembang tidak sulit rasanya menemukan salah satu jenis sayuran yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh khas kawasan wisata dan kuliner tersebut.

Labu yang berawarna oranye dan identik dengan perayaan helloween di kawasan eropa dan barat itu tumbuh subur diperkebunan Cikole Kabupaten Bandung Barat.

Ada dua jenis labu yang dijual di sepanjang jalur yang dikenal sebagai kawasan berudara sejuk tersebut, pertama labu parang yang memiliki ukuran lebih besar dibandingkan labu jenis kedua yaitu kaboci.

Harga yang dijual pun cukup murah yakni Rp 10 ribu perkilogram untuk labu parang dan Rp 15 ribu perkilogram untuk jenis labu kaboci.

Salah satu penjual sayur dan buah di Jalan Raya Lembang, Ade mengatakan, dalam satu hari dirinya bisa menjual 10 sampai 50 kilogram perhari labu kaboci dan parang. Hal tersebut tergantung tingkat kunjungan dan kondisi lalu lintas.

“Setiap hari selalu ada yang beli,” katanya kepada BBPOS beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, kedua labu tersebut memang menjadi salah satu oleh-oleh Lembang yang diminati wisatawan khususnya para ibu-ibu. Si orange asal Lembang ini, bisa menjadi teman ngopi dan bersantai bersantai bersama keluarga di rumah.

“Bisa dikulub (Rebus) ataupun dibuat dodol,pokonya enak dan lezatlah buat ngopi di rumah,” katanya.

Ade bersyukur, dari hasil penjualan labu dan beberapa komoditas sayur dan buah di kiosnya, ia mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun demikian, ia berharap kepada pamerintah untuk menekan biaya hidup yang saat ini terbilang cukup tinggi dan mudah-mudahan terus terjadi peningkatan pembelian dagangannya setiap hari.

“Alhamdulillah selalu ada rejekinya,” pungkasnya. (Dra)

Tags: Labu orange khas lembangOleh-oleh lembang
Previous Post

Relawan Asal AS Mengajar di Madrasah Aliyah Negeri KBB

Next Post

Pemilihan Rektor UNPAD Tertunda, Pemerhati Pendidikan Angkat Bicara

Hendra Hidayat

Next Post
Pemilihan Rektor UNPAD Tertunda, Pemerhati Pendidikan Angkat Bicara

Pemilihan Rektor UNPAD Tertunda, Pemerhati Pendidikan Angkat Bicara

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In