CIPATAT,BBPOS- Puluhan Kepala Keluarga (KK) di Perumahan Bumi Indah Parahyangan (BIP), Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengeluhkan bau menyengat dan serbuan lalat.
Sumber Bau Diduga dari Limbah Kandang Ayam
Bau dan lalat itu diduga berasal dari limbah kandang ayam yang letaknya berada di atas perumahan. Pantauan di lokasi, limbah dari kandang ayam itu mengalir ke lahan milik Perumahan BIP, memicu bau tajam dan menyebarnya lalat ke pemukiman warga.
Warga Merasakan Sejak Bertahun-Tahun
Salah satu warga, Edo Simanjuntak (37), mengaku bau menyengat sudah mereka rasakan sejak delapan tahun lalu, ketika pertama kali pindah ke BIP. “Ini dari limbah kandang ayam. Setiap hari bau dan lalat mengganggu,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Dampak Kesehatan Mulai Dirasakan
Edo menyebut bau itu menimbulkan ketidaknyamanan dan bahkan menimbulkan masalah kesehatan bagi sebagian warga. “Ada tetangga yang sakit, karena setiap pagi sampai malam yang dihirup baunya, bukan udara segar,” tambahnya.
Warga Minta Solusi, Bukan Tutup Kandang
Meski keberatan dengan dampaknya, warga menegaskan tidak menolak keberadaan kandang ayam. “Kami cuma minta solusi, jangan sampai bau dan lalat menyerbu rumah. Kalau kandang ada mah gak masalah,” tegas Edo.
Ketua RT: Limbah Tidak Ditangani dengan Benar
Ketua RT setempat, Asep Hendra Cipta, membenarkan bau itu berasal dari kandang ayam. Menurutnya, masalah muncul karena limbah dialirkan langsung ke tanah perumahan tanpa pengolahan yang sesuai.
Pernah Ditangani Satgas Citarum Harum
Asep menjelaskan, pihaknya sudah melapor ke Satgas Citarum Harum. Saat itu ada penanganan yang membuat bau berkurang. “Tapi belakangan ini bau kembali lagi,”katanya.
DLH KBB Sudah Dihubungi
Asep mengaku sudah melaporkan masalah tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB. “Katanya akan segera dilaporkan ke bagian tindakan. Kita harap segera ditangani, jangan sampai makin luas dampaknya,” ujarnya.
Desa dan Kecamatan Klaim Belum Ada Laporan
Sekretaris Desa Citatah, Ahmad, mengaku belum pernah menerima laporan resmi dari warga terkait masalah ini. “Belum ada laporan apa-apa. Kalau ada laporan ya pasti kita tindaklanjuti,” ujarnya.
Hal serupa diungkapkan Camat Cipatat, Sulaena Faisal. Menurutnya, belum ada laporan resmi yang masuk. “Tapi semestinya limbah apapun tidak boleh berdampak negatif ke warga. Saya akan cek langsung ke lokasi,” katanya.
Developer dan Perusahaan Ayam Masih Bungkam
Hingga berita ini diturunkan, pihak developer perumahan dan perusahaan ayam terkait masih berupaya dimintai keterangan

