PADALARANG,BBPOS- Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara aklamasi menetapkan Syahnaz Sadiqah sebagai Ketua Umum KORMI KBB masa bakti 2026–2030.
Muskablub yang digelar di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Rabu (28/1/2026), Syahnaz meraih dukungan 34 dari 37 Induk Cabang Olahraga (Inorga) yang tergabung di KORMI KBB.
Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD KBB Muhamad Mahdi, Ketua Komisi II DPRD KBB Amung Makmur, Asisten Daerah II Fauzan, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga KBB Imam Santoso.
Ketua Umum KORMI Jawa Barat Denda Alamsyah menyampaikan bahwa pelaksanaan Muskablub merupakan amanat organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), menyusul adanya kekosongan jabatan ketua.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan Muskablub ini. Kegiatan ini dilakukan semata-mata karena adanya kekosongan kepemimpinan dan itu merupakan tanggung jawab organisasi,” ujar Denda.
Denda berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan prestasi KORMI KBB yang selama ini dinilai memiliki kiprah dan aktivitas organisasi yang sangat baik, serta didukung penggiat olahraga masyarakat yang kompeten hingga berprestasi di tingkat provinsi dan nasional.
“Ketua terpilih harus menjadi nahkoda yang mampu memotivasi pengurus dan Inorga agar KORMI KBB kembali bersaing di tingkat Jawa Barat,” tegasnya.
Sementara itu, Syahnaz Sadiqah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh Inorga. Ia berkomitmen menjalankan amanah secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.
“Amanah sebagai Ketua Umum KORMI Kabupaten Bandung Barat akan saya jalankan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata Syahnaz.
Menurutnya, KORMI memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, bugar, gembira, dan berkarakter. Ke depan, ia berkomitmen mengelola organisasi secara amanah, profesional, dan inklusif, sesuai AD/ART dan peraturan perundang-undangan.
Syahnaz juga menegaskan fokus kepemimpinannya pada penguatan tata kelola organisasi, perluasan akses olahraga masyarakat, peningkatan pembinaan bersama Inorga, serta penguatan sinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan. (*)

