• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Selasa, 10 Februari, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Pemda KBB Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana hingga 31 Mei

by Hendry Nasir
10 Januari 2024
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Pemda KBB Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana hingga 31 Mei
0
SHARES
68
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH, BBPOS – Bencana alam mengalami peningkatan, Pemkab Bandung Barat menetapkan status siaga darurat bencana pertanggal 1 Desember 2023 hingga 31 Mei 2024 mendatang.

Penetapan status tersebut berdasarkan surat Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/Kep.920-BPBD Tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana terhitung 1 Desember 2023 hingga 31 Mei 2024.

Hal itu juga berdasarkan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.764-BPBD 2023 tentang Status Siaga Darurat Bencana, Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem, Gelombang Ekstrem dan Abrasi serta Tanah Longsor di Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan data BPBD KBB menyebut, per Januari 2024 peristiwa bencana di Bandung Barat mencapai 21 kejadian. Akibatnya, 70 rumah mengalami kerusakankerusakan, sebanyak 7 fasos fasum rusak.

Sementara itu, sebanyak 268 jumlah jiwa warga terdampak dan 33 jiwa lainnya terancam dan satu orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Pelaksana (Kalau) BPBD KBB, Asep Sehabudin menuturkan, meningkatnya peristiwa bencana di Bandung Barat dipicu lantaran meningkatnya hujan dengan intensitas tinggi di wilayahnya.

“Peristiwa itu juga dipicu lantaran berkurangnya kapasitas daya tampung sungai akibat sedimentasi dan juga meluasnya lahan yang terbangun serta berkurangnya daerah resapan air,” ujarnya, Rabu (10/1/2024).

Ia menambahkan, adanya eksploitasi lereng sembarangan menyebabkan lereng tersebut kehilangan penyangga sehingga berpotensi menyebabkan bencana longsor.

“Getaran lereng akibat gempa bumi dan juga lainnya juga menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor di Kabupaten Bandung Barat,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya pun berupaya maksimal untuk melakukan upaya preventif dalam menangani bencana yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

“Hal itu dilakukan agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap risiko bencana banjir, banjir bandang, longsor dan yang lainnya,” katanya.

Ia mengimbau, masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi bencana alam yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

“Saya mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada karena kerawanan bencana di Kabupaten Bandung Barat memang cukup tinggi,” taandasnya.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratBencana alamBPBDBpbd kbb
Previous Post

HUT ke-51, PDI-P KBB Bertekad Menangkan Capres Ganjar-Mahfud

Next Post

Puluhan Petugas Retribusi Mendadak Dirumahkan, Kadishub KBB: Menyesuaikan Undang-undang

Hendry Nasir

Next Post
Puluhan Petugas Retribusi Mendadak Dirumahkan, Kadishub KBB: Menyesuaikan Undang-undang

Puluhan Petugas Retribusi Mendadak Dirumahkan, Kadishub KBB: Menyesuaikan Undang-undang

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In