NGAMPRAH,BBPOS- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai memetakan kekuatan jelang Porprov 2026 dengan target jauh lebih agresif.
Meski pada Porprov 2022 hanya finis di peringkat 8, tahun ini Bandung Barat menargetkan naik ke peringkat 6 atau 7.
Ketua KONI KBB Agus Mulya Sutanto menegaskan bahwa beberapa cabor unggulan menjadi mesin penghasil medali yang tak bisa dipandang sebelah mata.
“Dayung, gulat, arung jeram, menembak, paralayang, mereka semua selama ini jadi tulang punggung Bandung Barat. Dan terbukti, kontribusinya besar,” tegasnya.
Pada Babak Kualifikasi, dayung tampil menggila dengan menyapu 10 emas dan menjadi juara umum, sementara gulat meraih 7 medali emas di GOR Pajajaran.
Ia menilai pencapaian ini sinyal kuat bahwa kekuatan atlet KBB makin matang.Meski Porprov 2026 diundur ke November, ia memastikan seluruh atlet tetap dalam kondisi siap tempur.
Apalagi masa kepengurusan dirinya baru berakhir 26 Desember, sehingga seluruh proses BK bisa diawasi secara langsung.
“Kita tidak ingin terlalu muluk. Tapi dari perhitungan objektif kekuatan BK, posisi Bandung Barat paling realistis di ranking 6. Dan itu pun harus berjuang keras,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa peta persaingan makin ketat karena Porprov 2026 digelar di Kota Bekasi, Bogor, dan Depok, tiga daerah dengan kekuatan atlet besar dan dukungan fasilitas mumpuni.


