• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 17 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Kapolsek Batujajar Hentikan Turnamen Sepak Bola Cikande Cup

by Fitria Aulia
21 September 2025
in Headline, Info KBB, Olahraga
Reading Time: 1 min read
Kapolsek Batujajar Hentikan Turnamen Sepak Bola Cikande Cup
0
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

SAGULING,BBPOS- Kepolisian Sektor (Polsek) Batujajar resmi memberhentikan turnamen sepak bola Cikande Cup di Desa Cikande, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.

Keputusan itu diambil setelah terjadi kericuhan dalam laga antarkampung (tarkam) antara tim KBP melawan FC Davi Jaya pada Sabtu (20/9/2025).

“Kami sudah mengirim tim untuk penyelidikan awal sekaligus menghentikan seluruh kegiatan pertandingan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Kapolsek Batujajar, AKP Asep Saepuloh, S.H.

Panitia Tidak Kantongi Izin

Asep menegaskan, penghentian turnamen dilakukan karena panitia tidak mengantongi izin keramaian sehingga kegiatan tersebut dinilai ilegal.

“Kita baru membuat rekomendasi ke Polres terkait izin keramaian. Karena banyak administrasi yang kurang, maka kita kembalikan ke panitia,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian sejak awal sudah mewanti-wanti panitia agar melibatkan aparat keamanan untuk mencegah potensi kericuhan.

“Sejak awal kami tekankan izin harus ada, dan pihak kepolisian maupun koramil harus dilibatkan,” ucap Asep.

ASKAB PSSI Angkat Bicara

Terpisah, Sekretaris Umum ASKAB PSSI Kabupaten Bandung Barat, Yeyet Suparna menyayangkan insiden tersebut yang mencoreng dunia sepak bola daerah.

Menurutnya, panitia turnamen biasanya wajib mengajukan surat rekomendasi ke ASKAB PSSI untuk meminta wasit resmi memimpin laga.

“Kami hanya akan memberikan rekomendasi wasit jika panitia sudah melengkapi administrasi, salah satunya izin dari kepolisian,” tegasnya.

Pentingnya Libatkan Stakeholder

Yeyet mencontohkan turnamen sepak bola di Campak Mekar yang berjalan lancar tanpa kericuhan karena melibatkan ASKAB sejak awal, mulai dari penunjukan wasit hingga pengawas pertandingan.

Ia berpesan agar panitia maupun pencinta sepak bola menjadikan insiden di Cikande Cup sebagai pelajaran berharga.

“Izin keramaian dari kepolisian dan keterlibatan stakeholder harus diutamakan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Tags: #kabupaten bandung baratAKP Asep SaepulohASKAB Bandung Baratkapolsek batujajarsaguling cup ricuhsepak bola kbb
Previous Post

Wasit Dikeroyok, Laga Cikande Cup Berakhir Ricuh

Next Post

Jeje Ritchie Ismail Pilih Kepentingan Publik, Batalkan Kenaikan Tunjangan DPRD KBB

Fitria Aulia

Next Post

Jeje Ritchie Ismail Pilih Kepentingan Publik, Batalkan Kenaikan Tunjangan DPRD KBB

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version