NGAMPRAH,BBPOS- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Dua penghargaan dari Gubernur Jawa Barat tersebut atas capaian kinerja pelayanan Keluarga Berencana (KB) pada Tahun 2025.
Adapun penghargaan yang diterima yakni Juara I Capaian Pelayanan KB Metode Operasi Pria (MOP) terhadap Total Capaian MOP Tahun 2025 serta Juara III Capaian Pelayanan Peserta KB Baru MOP Tahun 2025.
Menanggapi capaian tersebut, jajaran pimpinan di lingkungan Pemkab Bandung Barat menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim DP2KBP3A, khususnya para petugas lapangan yang menjadi garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita tentu mengapresiasi apa yang telah dicapai. Mudah-mudahan capaian ini menjadi motivasi untuk meraih prestasi lainnya, sehingga Bandung Barat semakin dikenal sebagai daerah yang sarat penghargaan,” Kata Panji kepala Dinas DP2KBP3A, Senin (2/3).
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut bukan semata hasil kerja struktural di tingkat dinas, melainkan buah dari sinergi dan kerja kolektif para petugas lapangan sebagai pusat layanan langsung kepada masyarakat.
“Yang menjadi pokok utama adalah rekan-rekan di lapangan. Mereka garda terdepan yang memastikan pelayanan berjalan optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat dalam menghadapi tantangan program prioritas lainnya, terutama percepatan penanganan stunting di Kabupaten Bandung Barat. Pihaknya menargetkan angka stunting dapat ditekan hingga mendekati nol kasus.
“Mudah-mudahan teman-teman di lapangan tidak patah semangat dan terus berinisiatif agar stunting di Bandung Barat bisa zero,” ungkapnya.
Selain fokus pada penurunan stunting, DP2KBP3A juga berkomitmen mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program keluarga berencana yang berkesinambungan dan terintegrasi sesuai tugas dan fungsi dinas.
Ia menambahkan, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja tim yang solid dan bersinergi. Apalagi di momentum bulan suci Ramadan, diharapkan setiap upaya dan prestasi yang diraih menjadi nilai ibadah dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
“Program KB ini menyangkut perencanaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Semua harus berjalan sinergis dan berkelanjutan,” pungkasnya.

