CIPATAT,BBPOS- Seorang bocah laki-laki berinisial AS (12), warga Kampung Warung Tiwu, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Selasa (3/3/2026) sore.
Polisi menduga korban meninggal akibat tindak pidana kekerasan dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan.
Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan terkait seorang anak yang ditemukan tidak bernyawa di kediamannya.
“Kami menerima laporan terkait penemuan seorang anak yang diduga menjadi korban tindak pidana kekerasan di rumahnya. Jenazah sudah dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.
Korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB di lantai dua rumahnya yang berada di pinggir Jalan Raya Padalarang–Cipatat. Saat ditemukan, tubuh siswa kelas VI sekolah dasar itu tergeletak bersimbah darah.
Jasad korban pertama kali diketahui oleh ibunya. Setelah mendapati anaknya dalam kondisi tidak bernyawa, keluarga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus lingkungan setempat.
Ketua RW 16, Dadang Ansori, mengatakan dirinya menerima laporan dari pihak keluarga pada sore hari. Ia bersama Ketua RT langsung mendatangi lokasi.
“Saya mendapat informasi sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah itu saya bersama RT ke lokasi, tetapi kami tidak naik ke lantai dua,” kata Dadang saat ditemui di lokasi.
Ia kemudian meneruskan laporan tersebut kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Petugas dari Polsek Cipatat bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar rumah korban. Sekitar pukul 19.10 WIB, jasad korban dievakuasi menggunakan kantong jenazah.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.
“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami berupaya mengungkap peristiwa ini secepat mungkin,” pungkas Iwan.

