• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Minggu, 13 September, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Belasan Siswa SD di Bandung Barat Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Usai Santap MBG

by Fitria Aulia
12 September 2026
in Headline, Info KBB
Reading Time: 3 mins read
Belasan Siswa SD di Bandung Barat Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Usai Santap MBG
0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH,BBPOS- Sebanyak 14 siswa SDN 2 Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dilaporkan mengalami keluhan kesehatan dan mendapat penanganan medis di sejumlah rumah sakit. Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB masih menelusuri penyebab kejadian yang diduga berkaitan dengan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para siswa mulai mendapatkan penanganan medis pada Jumat (11/9/2026) malam. Keluhan yang dialami di antaranya mual, muntah, pusing, diare hingga demam.

Kepala Dinkes KBB, dr. Lia Nurliana, mengatakan laporan mengenai sejumlah siswa yang diduga mengalami keracunan diterima sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas kemudian melakukan pemantauan ke lokasi dan rumah sakit tempat para siswa dirawat.

“Laporan yang kami terima ada sejumlah siswa diduga keracunan dari makanan salah satu SPPG yang ada di daerah Cipeundeuy. Kami langsung menindaklanjuti dengan menugaskan kepala puskesmas dan kabid ke lokasi,” ujar Lia.

Berdasarkan data sementara, dari 14 pasien yang masuk dalam laporan penanganan, sebanyak tujuh pasien dibawa ke RS Indra Medical Center (IMC) Cimareme, Kecamatan Ngamprah. Tiga di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Sementara pasien lainnya mendapat penanganan di RS Cibabat, Kota Cimahi.

Dinkes KBB kemudian mengoptimalkan RS IMC sebagai posko sementara untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penambahan pasien dari wilayah Cipeundeuy.

Pihak rumah sakit menyiapkan sembilan tempat tidur (bed) serta sejumlah ruangan yang belum digunakan untuk mendukung penanganan apabila terjadi lonjakan pasien.

“Kami ingin mengoptimalkan Rumah Sakit IMC karena berada di wilayah Bandung Barat untuk dijadikan posko sementara bagi korban pasien yang ada di wilayah Cipeundeuy,” kata Lia.

Meski dugaan awal mengarah pada makanan MBG, Dinkes KBB belum dapat memastikan makanan tersebut menjadi penyebab keluhan kesehatan para siswa.

Menurut Lia, kepastian penyebab harus didukung pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.

“Belum bisa memastikan apakah ini dari menu MBG. Kami fokus kepada pasien agar segera ditangani dan lekas pulih,” ujarnya.

Lia menjelaskan, dalam kasus dugaan keracunan makanan, petugas idealnya mengambil sampel makanan untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).

Namun, dalam kejadian ini petugas belum sempat mengambil sampel karena laporan diterima ketika para pasien sudah berada di rumah sakit dan menjalani penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Berdasarkan laporan sementara dari Desa Cipeundeuy, sejumlah siswa diduga mengonsumsi menu MBG pada Rabu dan Kamis (9-10/9/2026). Keluhan kesehatan kemudian mulai muncul pada Jumat (11/9/2026).

Meski demikian, Dinkes KBB masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami para siswa.

“Kalau itu keracunan, idealnya sampel makanan diambil untuk dilakukan uji laboratorium. Biasanya dalam kasus terdahulu kami langsung mengambil sampel makanan dan membawanya ke Labkesmas untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Dinkes KBB saat ini memprioritaskan penanganan medis agar kondisi para siswa tetap stabil. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pembiayaan pasien apabila kejadian tersebut nantinya terbukti berkaitan dengan program MBG.

“Seluruh biaya pasien yang diduga keracunan MBG akan diklaim oleh BGN pusat. Nanti kami akan komunikasi lagi dengan BGN,” ujar Lia.

Sementara itu, Humas RS IMC, Bob Sopyan, mengatakan pihaknya siap mendukung penanganan para siswa. Selain menyiapkan sembilan bed, rumah sakit juga membuka sejumlah ruangan yang belum digunakan sebagai area penanganan sementara.

“Pihak manajemen membuka ruang untuk penanggulangan pasien yang diduga terkena keracunan. Kami sudah menyiapkan sembilan bed dan beberapa ruangan yang tidak terpakai untuk dijadikan posko sesuai arahan Dinkes KBB,” kata Bob.

Bob memastikan ketersediaan obat-obatan di RS IMC saat ini masih mencukupi. Jika terjadi peningkatan jumlah pasien, pihak rumah sakit akan berkoordinasi dengan Dinkes KBB untuk mendapatkan dukungan tambahan.

“Kalau untuk obat-obatan saat ini cukup. Bilamana terjadi lonjakan, kami akan berkoordinasi dengan Dinkes KBB terkait penambahan obat-obatan. Untuk saat ini aman,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa SDN 2 Cipeundeuy masih dalam penelusuran. Keterkaitan dengan makanan MBG juga belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan serta investigasi lebih lanjut.

Tags: #kabupaten bandung baratDisdik kbbKasus keracunan mbgKeracunan makanansdn 2 cipendeuy
Previous Post

Jeje Ritchie Ismail Rombak Pejabat Eselon II KBB

Next Post

14 Siswa Diduga Keracunan MBG, Kondisi Berangsur Membaik

Fitria Aulia

Next Post
14 Siswa Diduga Keracunan MBG, Kondisi Berangsur Membaik

14 Siswa Diduga Keracunan MBG, Kondisi Berangsur Membaik

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In