CILILIN,BBPOS- Kondisi jalan rusak parah di Kampung Cicapeu, Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyulitkan warga mendapatkan akses pelayanan kesehatan.
Seorang warga bernama Iis (45), penderita kanker otak, terpaksa ditandu menggunakan bambu oleh warga untuk menuju rumah sakit di Soreang. Kondisi jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat membuat ambulans tak mampu menjangkau lokasi.
Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah warga terlihat bergotong royong menggotong Iis melewati jalan berbatu dan berlumpur. Rekaman tersebut viral dan memunculkan permintaan agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan membantu memperbaiki akses jalan tersebut.
Kondisi jalan semakin sulit dilalui ketika hujan turun. Permukaan jalan menjadi licin sehingga warga harus ekstra hati-hati saat membawa pasien menuju akses yang dapat dijangkau kendaraan.
Persoalan infrastruktur tersebut sudah berlangsung cukup lama. Jalan desa sepanjang 2,6 kilometer itu diketahui terakhir kali diperbaiki sekitar 15 tahun lalu.
Kepala Desa Kidangpananjung, Yuyu Yuhaeni, mengatakan perbaikan jalan belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran desa.
Menurutnya, dana desa yang diterima sekitar Rp900 juta juga mengalami penyesuaian akibat adanya alokasi untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Akibatnya, jalan yang menjadi akses utama masyarakat masih dalam kondisi rusak dan menyulitkan aktivitas sehari-hari, termasuk ketika warga membutuhkan penanganan medis darurat.
Pihak desa bersama masyarakat sebelumnya telah beberapa kali melakukan penambalan jalan secara swadaya. Namun, upaya tersebut belum mampu bertahan lama karena tingkat kerusakan jalan cukup parah.

