NGAMPRAH,BBPOS- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali memonitor kondisi SMPN 2 Ngamprah untuk memastikan perbaikan fasilitas dan lingkungan sekolah berjalan sesuai arahan Bupati Bandung Barat.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan KBB, Edy Syafrudin, mengatakan sejumlah temuan dalam monitoring sebelumnya telah ditindaklanjuti. Papan tulis yang rusak telah diganti, sedangkan pintu sejumlah toilet tengah diukur dan ditargetkan segera dipasang.
Namun, kebersihan lingkungan sekolah masih menjadi perhatian. Edy meminta pihak sekolah segera melakukan pembersihan secara menyeluruh.
“Kami minta maksimal tiga hari, lingkungan sekolah sudah kembali bersih,” tegas Edy, Rabu (18/8).
Menurutnya, kebersihan menjadi hal penting mengingat SMPN 2 Ngamprah pernah meraih predikat Adiwiyata pada 2024.
Selain kebersihan, fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan ringan juga diminta segera diperbaiki melalui dana BOS. Sementara kerusakan berat yang membutuhkan rehabilitasi menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Atas arahan Bupati Bandung Barat, tiga ruang kelas SMPN 2 Ngamprah akan direhabilitasi. Dua ruang kelas di bagian ujung dan satu ruang kelas di sebelahnya ditargetkan masuk dalam APBD Perubahan 2026. Pemkab KBB juga mengkaji kemungkinan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).
Edy menyebutkan, sejumlah bangunan sekolah saat ini masuk kategori rusak sedang, terutama pada bagian plafon dan lantai.
Sebelumnya, Disdik KBB juga telah mengusulkan revitalisasi SMPN 2 Ngamprah kepada pemerintah pusat. Sebanyak 29 ruang kelas telah diusulkan dan telah melalui proses verifikasi. Pemkab kini masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.
Perbaikan fasilitas sekolah dilakukan secara bertahap. Pada 2024, dua ruang kelas telah direhabilitasi, kemudian satu ruang kelas kembali diperbaiki pada 2025.
“Kami akan perbaiki secara bertahap. Dana BOS digunakan untuk pemeliharaan ringan, sedangkan kerusakan berat menjadi tugas pemerintah daerah,” ujar Edy.
Ia berharap seluruh hasil monitoring akan ditindaklanjuti agar SMPN 2 Ngamprah memiliki lingkungan belajar yang aman, bersih, dan layak bagi siswa.
