NGAMPRAH,BBPOS- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum dapat memastikan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat.
Rencananya pemasangan PJU di wilayah tersebut masih terkendala keterbatasan anggaran.
Kepala Dishub KBB, Moch Ridwan Evi, mengatakan pihaknya pada 2026 memprioritaskan pemasangan PJU di sejumlah ruas jalan kabupaten dan jalan desa yang telah masuk dalam perencanaan.
“Untuk tahun ini kami fokus pada pemasangan PJU di 16 kecamatan dan beberapa wilayah desa yang telah direncanakan,” ujar Ridwan, Jumat (24/7).
Menurutnya, pemasangan PJU di Desa Kertamukti direncanakan masuk program pada 2027. Namun, realisasi tersebut masih bergantung pada kondisi serta ketersediaan anggaran pemerintah daerah.
“Karena keterbatasan anggaran, untuk Desa Kertamukti kami rencanakan pada tahun depan. Itu pun melihat postur anggaran, apakah memungkinkan atau tidak,” katanya.
Ridwan menjelaskan, pada 2026 Dishub KBB mengalokasikan anggaran sekitar Rp13 miliar untuk program pemasangan PJU di sejumlah ruas jalan kabupaten dan jalan desa yang belum memiliki penerangan.
“Kami menganggarkan Rp13 miliar untuk pemasangan PJU di ruas jalan kabupaten maupun jalan desa di wilayah Kabupaten Bandung Barat,” ucapnya.
Ia berharap program pemasangan PJU yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara bertahap di sejumlah wilayah KBB. Keberadaan PJU dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
Sebelumnya, warga Desa Kertamukti mengeluhkan minimnya penerangan jalan di sejumlah wilayah. Kondisi jalan yang gelap dikhawatirkan dapat meningkatkan kerawanan keamanan dan memicu terjadinya tindak kejahatan.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pemasangan PJU di wilayah tersebut. Selain memberikan rasa aman, penerangan jalan juga dinilai dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat, khususnya pada malam hari.

