• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 23 Januari, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

1.315 Pelajar Jadi Korban, KLB Keracunan MBG Resmi Berakhir

by Hendry Nasir
27 September 2025
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
1.315 Pelajar Jadi Korban, KLB Keracunan MBG Resmi Berakhir
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH,BBPOS- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kasus keracunan massal pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, melalui siaran pers, Sabtu (27/9/2025).

Kasus keracunan tersebut terjadi dua kali dalam sepekan, yakni pada Senin (23/9) dan Rabu (25/9), melibatkan tiga Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG). Dua SPPG berada di Kecamatan Cipongkor dan satu di Kecamatan Cihampelas. Akibatnya, ribuan pelajar mengalami gejala keracunan.

“Perkembangan data hingga hari ini menunjukkan sebanyak 1.315 orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, 1.241 pasien sudah dipulangkan dalam kondisi sembuh, sementara 74 pasien masih dirawat dengan progres kesembuhan yang baik,” ujar Jeje.

Ia menegaskan ketiga dapur SPPG yang diduga bermasalah tetap ditutup sementara untuk kepentingan investigasi. Pemkab Bandung Barat juga telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dapur penyedia makanan tersebut.

“Berdasarkan analisis epidemiologi, penghentian distribusi makanan dari dapur yang diduga bermasalah, langkah penanggulangan yang sudah dilakukan, angka kesembuhan pasien, serta tidak ditemukannya kasus baru, maka status KLB resmi kami hentikan,” tegasnya.

Meski status KLB dicabut, Pemkab Bandung Barat memastikan penanganan tetap difokuskan pada pemulihan seluruh pasien. “Fokus kami saat ini yaitu memastikan semua pasien pulih, sehat, dan segera kembali ke rumah masing-masing. Kami terus berkoordinasi dengan tenaga medis dan pihak terkait agar kebutuhan pasien terpenuhi,” tambah Jeje.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jeje juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat sejak awal kejadian. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tenaga medis, relawan, TNI-Polri, serta seluruh pihak yang telah berjibaku sejak hari pertama,” ujarnya.

Dengan dihentikannya status KLB, Pemkab Bandung Barat berharap masyarakat tetap tenang seraya menunggu hasil evaluasi resmi BGN terkait sistem pengelolaan makanan di dapur MBG.

Tags: #kabupaten bandung baratBupati Bandung BaratJeje Ritchie Ismail-Asep Ismailkasus mbg cipongkorPemkab bandung barat
Previous Post

BKAD dan Banggar DPRD KBB Sinkronkan KUA-PPAS 2026 Demi Wujudkan Anggaran Amanah

Next Post

Komisi III DPRD KBB Tindaklanjuti Keluhan Bau dan Lalat dari Peternakan Ayam di Citatah

Hendry Nasir

Next Post
Komisi III DPRD KBB Tindaklanjuti Keluhan Bau dan Lalat dari Peternakan Ayam di Citatah

Komisi III DPRD KBB Tindaklanjuti Keluhan Bau dan Lalat dari Peternakan Ayam di Citatah

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In