• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 17 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Zero Kasus, KBB Bebas PMK, Undang Husni Tamrin: Harus Tetap Waspada

by Suwitno Gimnastiar
30 Januari 2023
in Headline, Info KBB
Reading Time: 2 mins read
Zero Kasus, KBB Bebas PMK, Undang Husni Tamrin: Harus Tetap Waspada
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH, BBPOS,- Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispernakan), Kabupaten Bandung Barat (KBB), akan mengatur lalu lintas ternak sebagai upaya penanganan dan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal tersebut untuk menjaga ketersediaan dan pasokan ternak, terutama jelang Idul Fitri 2023.

Kepala Dispernakan Bandung Barat, Undang Husni Thamrin mengatakan, kasus PMK di KBB sudah zero case. Meskipun begitu, pihaknya bakal memperketat lalu lintas di sejumlah titik untuk mengantisipasi penyebaran PMK.

“Sudah zero case, dan sempat terjadi lagi ada kasus baru tapi sudah kita antisipasi. Karena itu kami akan melakukan pengetatan,” kata Undang kepada wartawan, Senin (30/1/2023).

Ia menjelaskan, terdapat tiga poin penting yang  tentang peningkatan kewaspadaan terhadap kejadian penyakit mulut dan kuku. Pertama, mencegah lalu lintas ternak dari zona merah atau wilayah tidak bebas ke luar daerah.

Kedua, ternak dari zona hijau atau daerah bebas PMK dapat dilalulintaskan ke  zona hijau lainnya. Ketiga, memakai cara identifikasi ternak yang sudah divaksin atau belum, dengan memeriksa para hewan ternak dari eartag pada telingan sapi yang sudah menerima suntik vaksin. Sekaligus untuk mempermudah pendataan cakupan vaksinasi.

“Jadi jika ada hewan ternak yang masuk di titik-titik tertentu ataupun di pasar hewan, para petugas dilapangan tinggal memeriksa eartag pada telinga sapi dengan menggunakan barcode yang bisa dilihat dengan memakai hanphone,” jelas Undang.

Disinggung ketersediaan vaksin, Undang menyebut saat ini untuk ketersediaan vaksin di Bandung Barat sebanyak 22.000 dosis, bahkan untuk vaksinasi booster sudah hampir tuntas dilakukan.

“Saat ini tinggal domba, terutama ternak domba bibit yang belum divaksin karena dikhawatirkan bakal berpengaruh ke sapi perah,” sebutnya.

Karena itu lanjut Undang, pihaknya bakal melakukan langkah preventif dengan memberikan pelatihan kepada petugas yang dikhususkan menangani PMK, LSD dan lainnya guna mencegah penularan.

“Tindakan dan gerak cepat kita lakukan dan mudah-mudahan Kick Off Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Tahun 2023 serentak secara nasional bisa mendongkrak kesejahteraan para peternak, khususnya di KBB,” tandasnya.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratDispernakanKick OF PMKUndang Husni Tamrinvirus PMKwabah PMK
Previous Post

Ribuan Warga Hadiri Peringatan Isra Miraj

Next Post

Heboh Isu Penculikan Anak, Disdik Bandung Barat Minta Orang Tua Tak Panik

Suwitno Gimnastiar

Next Post

Heboh Isu Penculikan Anak, Disdik Bandung Barat Minta Orang Tua Tak Panik

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version