CIPATAT,BBPOS- Semangat gotong royong warga Kampung Cikalapa, RW 07, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat patut menjadi contoh bagi lingkungan lainnya.
Dengan kekompakan dan swadaya murni, warga berhasil membangun jalan akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) agar lebih layak dan nyaman dilalui masyarakat.
Ketua RW 07, Uhe mengatakan, pembangunan akses jalan itu berawal dari kebutuhan warga akan jalur menuju TPU yang sebelumnya belum tersedia.
“Awalnya kami membangun jalan sepanjang 175 meter dengan lebar 1 meter. Sekarang dilanjutkan lagi sepanjang 75 meter dengan lebar yang sama. Jadi total nantinya mencapai 250 meter,” ujar Uhe, Sabtu (16/5).
Ia menjelaskan, sebelum pembangunan dilakukan, akses menuju TPU masih berupa lahan kosong tanpa jalan yang memadai. Melalui inisiatif pengurus RW, dukungan warga, serta hibah sebagian lahan dari warga setempat, akses tersebut akhirnya mulai dibuka dan dibangun secara bertahap.
“Dulu belum ada jalan sama sekali. Kami buka lahan dan bangun jalan ini bersamaan dengan adanya TPU untuk warga. Tujuannya supaya saat ada warga yang dimakamkan, akses jalannya aman dan mudah dilalui,” katanya.
Seluruh proses pembangunan dilakukan dengan sistem gotong royong. Warga menyumbangkan tenaga secara sukarela, sementara kebutuhan material seperti batu, pasir, dan semen dibeli menggunakan kas lingkungan yang berasal dari pengelolaan sumber air dan perelek warga.
“Alhamdulillah semuanya murni dari warga sendiri, baik tenaga maupun material. Dananya dari kas hasil pengelolaan air dan sumbangan warga,” ungkapnya.
Menurut Uhe, pengerjaan jalan tersebut tidak dibatasi target waktu tertentu karena menyesuaikan kemampuan dan partisipasi masyarakat. Meski demikian, antusiasme warga dinilai sangat tinggi.
“Karena ini kerja bakti, tidak ada target khusus kapan selesai. Tapi Alhamdulillah setiap hari selalu ada warga yang datang membantu. Minimal sekitar 20 orang ikut bekerja setiap harinya,” tuturnya.
Kekompakan warga Kampung Cikalapa menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih terjaga di tengah masyarakat. Semangat kebersamaan itu diharapkan dapat menginspirasi wilayah lain untuk bersama-sama membangun lingkungan demi kepentingan bersama.


