CIPATAT,BBPOS- Dua hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kebahagiaan terasa begitu hangat di Kampung Cicaringin, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat.
Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, sebuah rumah sederhana berdiri kokoh menjadi harapan baru bagi keluarga Bapak Cucu.
Rumah itu bukan sekadar bangunan. Ia adalah wujud kepedulian, gotong royong, dan hadirnya negara bagi warganya.
Peresmian rumah tersebut dilakukan langsung oleh Wakapolres Cimahi, Kompol Zulkarnaen, pada Kamis (19/3/2026). Momen itu turut dihadiri unsur Forkopimcam Cipatat, sekaligus dirangkai dengan santunan bagi anak-anak yatim dan para lansia.
Bagi keluarga Cucu, rumah baru ini terasa begitu istimewa. Sebelumnya, mereka harus bertahan di hunian yang nyaris roboh, sementara sang istri telah lama terbaring sakit selama puluhan tahun.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Dulu rumah hampir roboh, dan istri saya sudah sakit kurang lebih 30 tahun. Sekarang kami punya rumah yang layak,” ujar Cucu dengan suara bergetar.
Rumah tersebut merupakan bantuan dari Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Polres Cimahi. Proses pembangunannya pun terbilang cepat hanya 12 hari. Tidak sekadar renovasi, rumah itu dibangun ulang dari nol setelah bangunan lama dihancurkan total.
Kompol Zulkarnaen mengatakan, momen Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk berbagi kebahagiaan, terlebih menjelang Idulfitri.
“Kita serahkan rumah ini agar bisa segera ditempati sebelum Lebaran. Ini menjadi bagian dari kebahagiaan yang ingin kita hadirkan di bulan suci,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini Polres Cimahi telah membangun dan merenovasi sekitar 20 rumah melalui program Rutilahu. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak.
“Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi Forkopimda, pemerintah kecamatan, Bhabinkamtibmas, hingga masyarakat yang ikut bergotong royong. Ini bukan hanya kerja tukang, tapi kerja bersama,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Camat Cipatat, Herman. Ia mengaku terkesan dengan kualitas bangunan yang diberikan kepada warga.
“Awalnya kami kira hanya renovasi, ternyata dibangun dari awal dengan material yang sangat baik, menggunakan hebel. Ini menunjukkan keseriusan dalam memberikan bantuan yang layak dan berkualitas,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
“Ini bukti bahwa negara hadir. Bagi Pak Cucu yang hampir 30 tahun tinggal di rumah tidak layak, ini adalah kebahagiaan yang luar biasa,” tuturnya.
Di balik bangunan yang kini berdiri kokoh, tersimpan harapan baru bagi keluarga kecil itu. Lebaran tahun ini pun terasa berbeda lebih hangat, lebih layak, dan penuh rasa syukur.


