NGAMPRAH,BBPOS- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, dr. Lia, menegaskan pentingnya penguatan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah utama dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Flu Burung (Avian Influenza).
Hal itu disampaikan seiring pelaksanaan kegiatan Orientasi Edukasi Flu Burung untuk Warga di Lapangan yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) bagi petugas Promosi Kesehatan (Promkes) se-Kabupaten Bandung Barat.
Menurut dr. Lia, petugas Promkes memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit zoonosis, khususnya Flu Burung.
“Edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat agar warga memahami cara mencegah penularan Flu Burung, mengenali faktor risikonya, serta mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila menemukan unggas yang sakit atau mati mendadak,” ujar dr. Lia.
Ia menjelaskan, kegiatan orientasi tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas petugas Promkes agar mampu memberikan edukasi yang tepat, mudah dipahami, dan dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Selain memberikan pemahaman mengenai karakteristik Flu Burung, para peserta juga dibekali materi tentang mekanisme pelaporan apabila ditemukan indikasi kejadian yang berpotensi menimbulkan penularan penyakit.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam upaya pencegahan penyakit zoonosis. Dengan kesiapsiagaan petugas dan meningkatnya kesadaran masyarakat, potensi penyebaran penyakit dapat diminimalkan sejak dini,” kata dr. Lia.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menghindari kontak langsung dengan unggas yang sakit atau mati tanpa alat pelindung diri, serta segera melaporkan kepada pemerintah desa, puskesmas, atau dinas terkait apabila menemukan kematian unggas secara tidak wajar.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat berharap petugas Promkes semakin optimal menjalankan perannya sebagai agen edukasi kesehatan di tengah masyarakat sehingga kewaspadaan terhadap Flu Burung terus meningkat.
“Semakin baik edukasi yang diberikan, semakin tinggi pula kewaspadaan masyarakat. Dengan demikian, kita bersama-sama dapat mewujudkan Kabupaten Bandung Barat yang lebih sehat,” pungkasnya


