CIPATAT,BBPOS- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, menggelar Konferensi Kerja Cabang (Konkerkab) I Tahun 2026, Kamis (23/7).
Forum tersebut menjadi momentum evaluasi kinerja enam bulan kepengurusan baru sekaligus penyusunan program kerja organisasi untuk satu tahun ke depan.
Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.M.Pd., mengatakan Konkerkab merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus atas berbagai program yang telah dilaksanakan sejak kepengurusan dilantik pada 6 Desember 2025 hingga 30 Juni 2026.
“Pada kesempatan ini kami selaku Pengurus Cabang mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk transparansi dan komitmen kepengurusan baru kepada seluruh anggota,” ujar Endin.
Menurutnya, laporan pertanggungjawaban tersebut mendapat apresiasi dari peserta konferensi yang terdiri atas pengurus ranting dan perwakilan anggota. Dalam enam bulan terakhir, PGRI Cabang Cipatat dinilai berhasil melakukan sejumlah pembenahan organisasi, termasuk revitalisasi Gedung PGRI Cabang Cipatat sehingga kini lebih aman, nyaman, dan representatif sebagai pusat kegiatan para guru.
Selain mengevaluasi pelaksanaan program, Konkerkab juga membahas rancangan program kerja periode 2026–2027 melalui sidang Komisi A, B, dan C. Seluruh rekomendasi yang dihasilkan akan ditetapkan dalam Sidang Pleno IV sebagai pedoman pelaksanaan program organisasi selama satu tahun ke depan.
Endin menegaskan, seluruh program yang disusun berorientasi pada peningkatan kompetensi profesional guru sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Harapan kami melalui Konkerkab ini kompetensi profesional guru terus meningkat. Pada akhirnya seluruh program organisasi bermuara pada kemajuan pendidikan dan terpenuhinya kepentingan terbaik bagi peserta didik,” katanya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bandung Barat, Dr. H. Rustiana, S.T., M.Pd., M.A.P., mengapresiasi penyelenggaraan Konkerkab I PGRI Cabang Cipatat. Menurutnya, forum tersebut menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan ke depan.
“Konkerkab menjadi momen untuk mengevaluasi program enam bulan terakhir. Program yang sudah berjalan baik harus dilanjutkan, sedangkan yang masih kurang perlu diperbaiki agar kinerja organisasi semakin optimal,” ujar Rustiana.
Ia juga menilai renovasi Gedung PGRI Cabang Cipatat menjadi salah satu indikator kemajuan organisasi yang patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan agar manfaat organisasi benar-benar dirasakan seluruh anggota.
“Saya mengamanatkan agar PGRI benar-benar hadir dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya. Di sisi lain, perkembangan zaman menuntut guru terus meningkatkan kompetensi sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Bandung Barat dapat semakin baik,” pungkasnya.


