CIPATAT,BBPOS- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cipatat menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dengan mengusung tema “Sigap Solidaritas Guru Tanggap Bencana” pada, Sabtu (7/2).
Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran guru dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Rakercab tersebut dihadiri seluruh pengurus PGRI Cabang Cipatat dan difokuskan pada evaluasi program kerja tahun sebelumnya serta penyusunan rencana strategis ke depan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas guru menghadapi situasi kebencanaan.
Ketua PGRI Cabang Cipatat, Endin Mahpudin, M.M.Pd, menegaskan bahwa guru memiliki peran penting tidak hanya dalam proses pendidikan, tetapi juga dalam perlindungan dan keselamatan peserta didik saat terjadi bencana.
“Guru tidak hanya bertugas mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga harus sigap dan tanggap ketika bencana melanda. Solidaritas menjadi kunci agar kita mampu saling menguatkan,” ujarnya.
Selain evaluasi dan perencanaan program kerja, Rakercab ini juga menekankan penguatan kemampuan guru dalam mitigasi serta respons bencana. Upaya tersebut dinilai penting mengingat kondisi geografis Cipatat yang memiliki potensi kerawanan bencana.
Melalui forum ini, PGRI Cabang Cipatat juga mendorong kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam membangun sistem pendidikan yang tangguh dan responsif terhadap bencana.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan para peserta, Rakercab PGRI Cabang Cipatat menegaskan komitmen guru sebagai agen perubahan yang tidak hanya berperan dalam dunia pendidikan, tetapi juga dalam menjaga keselamatan serta memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.


