CIPATAT,BBPOS- Puluhan petani dari Desa Mandalawangi terus bahu-membahu memperbaiki jebolnya sempadan saluran irigasi D.I. Rajamandala di Citapen, Rabu (10/12/2025).
Upaya gotong royong tersebut dilakukan demi memastikan kembali mengalirnya air ke sawah mereka yang menjadi sumber penghidupan.
Kegiatan gotong royong ini merupakan hari kedua setelah pada Selasa (9/12/2025) petani dari Desa Mandalasari dan Desa Rajamandala turun lebih dulu, dibantu tim Citarum Harum, Kepala Desa Rajamandala Kulon, serta pegawai Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang bertugas di lapangan.
Mitra pengairan Desa Mandalawangi, Salim, menyampaikan bahwa gotong royong hari ini diikuti petani dari tiga mitra pengairan.
“Kemarin masyarakat dan petani dari Desa Mandalasari, Desa Rajamandala, dibantu Citarum Harum. Sedangkan hari ini masyarakat dan petani dari Desa Mandalawangi. Ini hampir tiga mitra, yaitu mitra Cijengkol, mitra Cisaladah, dan mitra saya,” ungkapnya.
Menurut Salim, kondisi di Citapen ini merupakan kali ketiga dilakukan pembersihan lumpur dan penanganan sementara akibat jebolnya sempadan.
Ia berharap penanganan tersebut benar-benar menjadi solusi jangka panjang.
“Mudah-mudahan apa yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT. Kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, saya meminta agar cepat memberikan perhatian terhadap jebolnya sempadan irigasi D.I. Rajamandala di sini,” ujarnya.
Salim menambahkan, apabila air kembali mengalir hari ini, para petani akan langsung mulai menggarap sawah. Pasalnya, benih padi sudah tumbuh besar dan banyak petani mengeluh karena tidak adanya pasokan air.
Di akhir kegiatan, ia menyampaikan apresiasi terhadap pihak-pihak yang turut membantu.
“Terima kasih kepada Pemerintah Desa dan jajarannya, serta para donatur yang telah memberikan anggaran untuk membeli air, kopi, makanan, dan lainnya,” tutupnya.


