• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 24 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Lima Dinas Masih Dipimpin Plt, Dinilai Lemah dalam Manajemen Kepegawaian

by Hendry Nasir
24 April 2026
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Lima Dinas Masih Dipimpin Plt, Dinilai Lemah dalam Manajemen Kepegawaian
0
SHARES
41
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH,BBPOS- Sebanyak lima Dinas strategis di Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bandung Barat masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).

Lima Dinas tersebut diantarnya Bapenda, Dinas PUTR, Dinas Kesehatan, DPMPTSP, dan Dinas Pendidikan. Kondisi ini dinilai bukan sekadar soal teknis administratif, melainkan cerminan lemahnya manajemen pemerintahan.

Pemerhati pemerintahan daerah, Djamu Kerta Budhi, menilai situasi tersebut sebagai bentuk kealfaan serius dalam tata kelola kepegawaian.

“Ini bukan sekadar kelalaian administratif biasa, tetapi sudah masuk kategori kealfaan serius yang mencerminkan buruknya tata kelola kepegawaian. Jika dibiarkan, hal seperti ini bisa merusak integritas institusi dan menurunkan kepercayaan publik. Harus ada evaluasi menyeluruh dan tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.” kata Jamu, jumat (24/4).

Ia menyebut, alasan klasik yang kerap dilontarkan pejabat bahwa roda pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan tidak lebih dari narasi normatif yang jauh dari substansi persoalan.

“Pasti jawaban pejabat bersifat klise bahwa tidak ada hambatan dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan utama justru terletak pada aspek legalitas dan kewenangan. Dalam struktur birokrasi, pencairan anggaran untuk realisasi program semestinya dilakukan oleh pejabat definitif dalam kapasitas sebagai Pengguna Anggaran (PA), bukan oleh Plt yang kewenangannya terbatas.

“Ini bukan sekadar soal jabatan kosong, tapi menyangkut legitimasi keputusan. Dalam pendekatan hukum administrasi, tidak ada istilah wewenang bisa ditarik ke atas oleh pejabat yang lebih tinggi. Ini berbahaya jika terus dibiarkan,” tegasnya.

Djamu pun menyayangkan lambannya pengisian jabatan definitif di posisi strategis tersebut. Ia mengingatkan, jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini berpotensi menghambat realisasi program pembangunan sekaligus membuka ruang abu-abu dalam akuntabilitas anggaran.

“Prihatin terus nih,” pungkasnya singkat, menyiratkan kritik tajam terhadap kinerja pemerintah daerah yang dinilai belum menunjukkan keseriusan dalam membenahi tata kelola birokrasi.

Tags: #kabupaten bandung baratBkpsdm kbbBupati Bandung BaratDjamu kertabudiJeje Ritchie Ismaillima dinas kosong kbbPemkab bandung barat
Previous Post

Dispernakan KBB Terjunkan 61 Petugas Periksa Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Hendry Nasir

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version