CIPATAT,BBPOS- Warga di empat desa wilayah Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yakni Desa Citatah, Cirawamekar, Nyalindung, dan Sumurbandung, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.
Jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, mengangkut hasil pertanian, hingga mengurus administrasi kependudukan ke kantor Kecamatan Cipatat.
Namun, kondisi jalan yang sempit, berbatu, berlubang, dan tanpa drainase membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati. Selain menghambat aktivitas, kondisi itu juga dinilai berbahaya dan sering memicu kecelakaan.
Salah seorang warga Desa Nyalindung, Mila, mengaku khawatir setiap kali harus melintas di jalan tersebut, terutama saat musim hujan.
“Keinginannya pengin segera dibenerin ini jalannya, soalnya sudah banyak korban jatuh,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Keluhan serupa disampaikan Yana, seorang pedagang yang setiap hari melintasi jalur itu untuk berjualan.
“Harapannya mah segera diperbaiki,” singkatnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, jalan tersebut tampak rusak di sejumlah titik. Tak adanya drainase memperparah kondisi jalan saat hujan, ruas jalan berubah menjadi genangan seperti kolam atau aliran sungai kecil.
Selain menjadi jalur utama antar-desa, jalan ini juga kerap digunakan sebagai jalur alternatif penghubung antara Kecamatan Cikalongwetan dan Cipatat. Kerusakan yang terjadi pun berdampak besar terhadap perekonomian dan aktivitas sosial warga setempat.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bandung Barat segera melakukan perbaikan agar akses vital tersebut kembali layak digunakan dan tidak menimbulkan korban.


