NGAMPRAH,BBPOS- Kasus Covid-19 varian baru EG.5 atau Eris di sejumlah negara mengalamai kenaikan, termasuk indonesia dan singapura.
Subvarian ini menyebabkan gejala umum pada pasien Covid-19. Salah satu yang disoroti adalah temuan alergi pada gejala kasus sekarang.
Menangapi hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandung Barat menyebut saat ini belum ditemukan kasus positif COVID-19 di wilayahnya.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinkes KBB, Nurul menurutnya, hingga kini belum ditemukan lagi kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19.
“Alhamdulillah sampai saat ini aman belum ada temuan kasus COVID-19 di KBB, karena memang sekarang untuk gejala Influenza itu hanya rawat jalan. Jadi tidak dilakukan skrining COVID-19,” jelas Nurul saat dihubungi Jum’at. (8/12)
Nurul menyebutkan, pihaknya telah melakukan lagi identifikasi dini atau skrining COVID-19, karena Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah mencabut status pandemi.
“Kalau pandemi secara mandatori terlaksananya harus ke arah COVID-19 sesuai arahan pusat. Kalau sudah bukan pandemi berdasarkan dari gejala klinis dan saran dokter yang menangani,”ungkapnya
Saat ini, kata Nurul, lebih ke Influenza. Menurutnya, gejala COVID-19 hampir mirip dengan penyakit Influenza seperti demam, pilek, sakit tenggorokan yang disertai dengan batuk.
Nurul mengimbau agar seluruh masyarakat selalu menerapkan Polah Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai penyakit.
“Bila sudah sering tetapi karena tahu sekarang bukan lagi pandemi jadi menurun prilaku PHBS-nya. Mohon lebih digiatkan lagi terutama menerapkan prokes bila bepergian dan sering cuci tangan pakai sabun, makan makan bergizi, minum vitamin serta olahraga, ,”tandasnya. ***
Ini gejala pada penderita Sub-varian EG.5 Eris:
- Batuk
- Sesak nafas
- Demam
- Kelelahan
- Sakit kepala Badan dan otot pegal
- Sakit tenggorokan
- Mual disertai muntah
- Diare
- Hidung berlendir
- Kehilangan penciuman


