• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Rabu, 22 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Covid Melonjak Naik, Dinkes KBB Tambah Bed Pasien Covid-19

by Suwitno Gimnastiar
16 Juni 2021
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Tiga RSUD di KBB Mengalami Overload

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Eisenhower Sitanggang, Foto: Bandungbaratpos.com/Hendri

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Ngamprah, BBPOS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 di tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan Covid-19 di wilayah KBB.

“Tingkat keterisian bed pasien COVID di semua RSUD di KBB kondisinya penuh. Untuk bisa menampung lonjakan kasus, kita melakukan skema pergeseran bed pasien pelayanan umum. Rumah sakit terpaksa mengurangi pelayanan pasien umum demi bisa merawat pasien COVID-19,” ujar Kepala Dinkes KBB, Eisenhower Sitanggang, Rabu (16/6/2021).

Ia mengatakan, ke tiga RSUD yang ditambah bed yaitu, Lembang 10 bed menjadi 30 bed COVID dan ICU 5 bed, Cililin menjadi 35 bed, untuk RSUD Cikalongwetan dari 20 menjadi 35 bed.

“Jadi kita siapkan 100 bed untuk menampung pasien COVID,” katanya.

Berdasarkan catatan pada Selasa 15 Juni 2021, kasus Covid-19 di KBB tembus hingga 8.662 kasus, dengan rincian 828 kasus positif aktif, 7.721 sembuh, dan 113 meninggal dunia. Lonjakan ini menempatkan KBB zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Untuk itu, pihaknya pun meminta seluruh puskesmas di KBB agar dapat mengoptimalkan layanan pasien Covid-19 terutama bagi yang tak bergejala.

“Lonjakan kasus Covid-19 ini harus segera kita antisipasi. Salah satunya memastikan fasilitas kesehatan di tiap kecamatan bekerja optimal memantau pasien dan menangani bagi yang tak bergejala,” jelasnya.

Ia menambahkan, masuknya Bandung Barat ke dalam zona merah pada pekan ini merupakan bagian dari dampak mobilitas warga yang tinggi pada libur lebaran lalu. Meski begitu, penyebaran kasus mayoritas berasal dari klaster keluarga.

“Jadi peningkatan kasus COVID-19 di Bandung Barat ini terjadi pasca libur lebaran kemarin. Dan kebanyakan didominasi oleh klaster keluarga,” pungkasnya.

Tags: #kabupaten bandung baratDinkes kbbesienhower SitanggangZona merah covid 19
Previous Post

Mulai Hari Ini, Semua Tempat Wisata di KBB Ditutup

Next Post

Usai Jenguk Tetangga, Puluhan Orang Terpapar Corona

Suwitno Gimnastiar

Next Post

Usai Jenguk Tetangga, Puluhan Orang Terpapar Corona

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version