NGAMPRAH,BBPOS- PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat memanfaatkan momentum Bulan Bung Karno 2026 untuk memperkuat konsolidasi politik hingga tingkat daerah pemilihan (dapil).
DPC PDIP KBB bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan Triana Kusman turun langsung menyapa konstituen di daerah pemilihannya dengan menyalurkan bantuan sembako kepada petani dan masyarakat serta menggelar aksi bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi implementasi tema Bulan Bung Karno tahun ini, “Setialah Pada Sumbermu”, dengan subtema “Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber kepada Kekuatan Rakyat, Tetap Apinya Semangat Rakyat”, yang menegaskan orientasi perjuangan partai pada kepentingan masyarakat.
Anggota Fraksi PDIP Triana Kusman mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan di daerah pemilihannya merupakan wujud kehadiran kader partai di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan politik dengan konstituen melalui kerja nyata.
“Kami ingin memastikan kehadiran PDI Perjuangan benar-benar dirasakan masyarakat. Momentum Bulan Bung Karno kami isi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari gotong royong membersihkan lingkungan, penanaman pohon hingga penyaluran bantuan kepada petani dan masyarakat,” kata Triana, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, petani merupakan kelompok strategis yang menjadi penopang ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi pedesaan. Karena itu, keberpihakan kepada petani harus diwujudkan melalui aksi konkret, bukan sekadar narasi politik.
“Petani adalah bagian dari kekuatan rakyat. Melalui bantuan ini kami ingin memberikan dukungan sekaligus semangat agar mereka tetap produktif dalam mengelola sektor pertanian,” ujarnya.
Selain kegiatan di daerah pemilihannya, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat juga melaksanakan pembagian bantuan sosial di seluruh daerah pemilihan yang tersebar di Kabupaten Bandung Barat.
Program tersebut menjadi bagian dari gerakan serentak kader partai dalam memperingati Bulan Bung Karno dengan mengedepankan kerja-kerja kerakyatan.
Triana menilai, peringatan Bulan Bung Karno harus menjadi ruang konsolidasi ideologis sekaligus konsolidasi sosial yang diwujudkan melalui keberpihakan kepada masyarakat.
“Bagi PDI Perjuangan, Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial. Ini adalah momentum untuk menegaskan bahwa kekuatan partai tetap bersumber dari rakyat. Karena itu kader harus hadir, bekerja, mendengar aspirasi, dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan menjaga kelestarian lingkungan merupakan nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno dan harus terus diterjemahkan dalam program-program yang menyentuh kepentingan rakyat.
“Semangat Bung Karno harus terus hidup melalui tindakan nyata. Kader PDI Perjuangan harus menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat dan terus menjaga keberpihakan kepada rakyat,”


