• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 17 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Bentuk Program Gepprak, Gerakan Lawan Kekerasan terhadap Perempuan

by Suwitno Gimnastiar
21 April 2022
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Bentuk Program Gepprak, Gerakan Lawan Kekerasan terhadap Perempuan
0
SHARES
73
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH,BBPOS- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi meluncurkan program Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak (Gepprak) di SMP Negeri 2 Ngamprah, Kamis (21/4/2022).

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) KBB, Sonya Fatmala mengatakan Gepprak dibentuk atas dasar keprihatinan terhadap wanita yang kerap mendapat perlakuan yang tak senonoh

“Momentum peringatan Hari Kartini ini kita gelorakan perlawan terhadap perlakuan yang tidak mengenakan kepada wanita, kita harus berani melawan,” ungkap Sonya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, gerakan tersebut bukan sebuah struktur organisasi dan bukan pula komunitas. Namun, Gepprak adalah sebuah gerakan yang mana memang harus melibatkan seluruh sektor masyarakat.

“Termasuk tokoh agama dan lainnya,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap dengan adanya program Gepprak ini semua pihak bisa saling berpegangan tangan dan bergotong-royong guna menghapuskan kekerasan seksual dan lainnya yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Sampai saat ini kita terengah-engah dalam menangani kasus kekerasan seksual terus bermunculan,” jelasnya.

Ia mengaku, tidak tahu kenapa dalam launching Gepprak dirinya bisa sampai bercucuran air mata.

“Tidak tahu kenapa itu bisa sampai bercucuran padahal tidak direncanakan untuk se-drama itu,” ujarnya.

Namun, sambung dia, gerakan ini muncul dari rasa marah, kecewa, sedih lantaran maraknya berita tentang pelecehan seksual terhadap anak.

“Sekarang anak 5-6 tahun diperkosa ayah kandung dan lain sebagainya. Itu rasanya miris sekali dan rasanya kalau kita bergerak setengah-setengah itu juga tidak maksimal,” ujarnya.

“Makanya munculah gerakan Gepprak ini, mudah-mudahan bisa bersama dan bisa lebih maksimal lagi dalam penanganan kasus yang ada di KBB,” pungkasnya.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratBp3akbGepraakHengky Kurniawan
Previous Post

Jelang Lebaran Harga Daging Meroket

Next Post

Tak Kebagian Tiket, Pemda KBB Sediakan Mudik Gratis

Suwitno Gimnastiar

Next Post

Tak Kebagian Tiket, Pemda KBB Sediakan Mudik Gratis

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version