NGAMPRAH,BBPOS- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan Program Scale-Up UMKM berupa bantuan alat usaha kepada dua pelaku usaha binaan BAZNAS Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas usaha sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui penguatan sektor usaha mikro.
Dua penerima manfaat dalam program tersebut yakni Marfuah, pemilik produk Jahe Instan Bustanul Arifin (JIBA), yang menerima bantuan senilai Rp17 juta, serta Siti Sopianti Zaenudin, pemilik usaha Kopi Mangandrew, yang memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bandung Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saiful Rachman, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Menurutnya, selain menyalurkan bantuan, BAZNAS KBB juga melakukan monitoring dan penguatan kepada para penerima manfaat untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan usaha serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
“Program Scale-Up UMKM merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam mendorong transformasi mustahik menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri dan berdaya saing. Melalui dukungan berkelanjutan berupa pendampingan serta akses pengembangan usaha, diharapkan UMKM binaan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat,” ujar Saiful. Senin (8/7).
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam memperkuat sektor usaha mikro yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.
Saiful juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas dukungan yang diberikan kepada pelaku usaha binaan di Kabupaten Bandung Barat. Menurutnya, sinergi program pemberdayaan ekonomi perlu terus diperluas agar semakin banyak UMKM yang mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
“Harapannya, semakin banyak UMKM binaan yang mampu naik kelas, berkembang menjadi usaha yang lebih kuat, hingga pada akhirnya bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki,” katanya.
Melalui Program Scale-Up UMKM ini, BAZNAS berharap tercipta ekosistem pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.


