CISARUA,BBPOS- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama UPZ Telkom menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kamis (2/4/2026).
Penyaluran bantuan yang berlangsung di Aula Desa Pasirlangu itu menyasar 32 kepala keluarga (KK) sebanyak 96 jiwa yang terdampak parah. Saat ini, para korban masih bertahan dengan tinggal di rumah kontrakan maupun menumpang di kediaman kerabat.
Perwakilan Pemerintah Desa Pasirlangu, Ifah, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan warga. “Sebanyak 32 KK masih bertahan di kontrakan dan rumah saudara. Bantuan ini sangat berarti dan semoga menjadi amal jariyah bagi para pemberi,” ujarnya.
Sementara itu kepala Bidang BPBD KBB yang diwakili Eka turut mengapresiasi kepedulian berbagai pihak dalam membantu korban bencana di wilayah tersebut.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban bagi warga terdampak,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS KBB, H. Saiful Rachman, menyampaikan duka atas musibah longsor yang terjadi. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan upaya meringankan beban warga, baik dalam bentuk bantuan tunai maupun program penyediaan sumber air bersih melalui sumur bor.
“Kami berterima kasih kepada UPZ Telkom atas kepeduliannya. Semoga bantuan ini menjadi keberkahan bagi para muzaki dan memberi manfaat bagi para penerima,” katanya.
Terpisah, UPZ Telkom, Yani, menjelaskan bahwa bantuan senilai Rp75 juta tersebut merupakan amanah dari para muzaki Telkom. Dana itu dialokasikan untuk bantuan langsung kepada 32 KK terdampak serta pembangunan program sumur kehidupan.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Terpisah, perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Telkom, Yani, menjelaskan bahwa bantuan senilai Rp75 juta tersebut merupakan amanah dari para muzaki Telkom.
Dana tersebut dialokasikan untuk bantuan langsung kepada 32 kepala keluarga (KK) yang terdampak, serta mendukung pembangunan program “sumur kehidupan” guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.
“Bantuan ini merupakan titipan dari para muzaki Telkom yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memberikan manfaat jangka panjang melalui pembangunan sumur kehidupan,” ujar Yani.
Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga berupaya menciptakan keberlanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.


