• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 17 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Bandung Barat Terapkan PSBB Parsial, Ini Wilayahnya

by Hendry Nasir
15 April 2020
in Headline, Info KBB
Reading Time: 2 mins read
Sekda KBB: Percepat Anggaran Alokasi Tangani Covid-19

Sekertaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Asep Sodikin. Foto: dok/BBPOS

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Ngamprah,BBPOS – Pemkab Bandung Barat melayangkan surat permohonan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada Provinsi Jawa Barat, Rabu (15/4).

Seperti diketahui Bandung Barat merupakan salah satu dari lima daerah di Bandung Raya yang direncanakan PSBB oleh Pemprov Jabar setelah Bodebek.

Sekertaris Daerah Asep sodikin mengatakan, Pemda Bandung Barat telah melayangkan surat permohonan untuk pemberlakuan PSBB.

“Surat permohonan PSBB KBB sudah dikirim hari ini, diantaranya, padalarang, ngamprah, batujajar dan parongpong,” ujar Asep Sodikin ditemui di Ngamprah, Selasa (15/4/2020)

Asep menjelaskan, sejumlah persyaratan PSBB, seperti kajian epidemiologi dan kajian ekonomi telah dilampirkan dalam surat permohonan tersebut.

“Konsep dan kajian epidemiologi sudah kita lengkapi. Kajian kesiapan APBD pun sudah kita sertakan,” katanya

Asep menjelaskan, PSBB di KBB diprediksi bakal seperti model yang diterapkan di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi, yaitu model PSBB parsial. Artinya, PSBB maksimal hanya berlaku bagi kecamatan yang masuk zona merah.

Ditempat yang sama Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Maman Sulaeman mengatakan, Bandung Barat ada enam kecamatan yang masuk zona merah tapi yang diusulkan hanya empat.

Maman menargetkan empat wilayah yang terdamapak covid-19, warganya akan dilakukan rapid test. Pemda KBB saat ini sedang menyiapakan rapid tes

“Kalau di Korea itu hanya 0,6 persen warga yang tes. Di KBB bupati ingin sampai 1 persen warga di tes rapid,” imbuhnya.

Selain rapid tes kata maman, Pemkab Bandung barat sedang menyiapkan sembako untuk warga miskin baru, pekerja yang di PHK dan orang yang sudah mendapat bantuan PKH.

“Pemkab bandung barat sudah menghitung warga yang akan mendapatan sembako, Mudah-mudahn secepatnya akan disalurkan,” tandasnya.

Tags: #pemda bandung baratBandung BaratLembangNgamprahPadalarangPSBB
Previous Post

Terpapar Corona, Pasutri di Padalarang Lakukan Isolasi Mandiri

Next Post

Hindari Berita Hoax, Ketua Panja Minta Pemkab Bandung Barat Tunjuk Juru Bicara

Hendry Nasir

Next Post

Hindari Berita Hoax, Ketua Panja Minta Pemkab Bandung Barat Tunjuk Juru Bicara

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version