• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Rabu, 5 Agustus, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Babi Hutan Mengamuk di Desa Celak Gununghalu, Dua Warga Jadi Korban

by adikamil
3 Agustus 2026
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Babi Hutan Mengamuk di Desa Celak Gununghalu, Dua Warga Jadi Korban
0
SHARES
79
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

GUNUNGHALU,BBPOS– Dua warga Desa Celak, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami luka-luka setelah diserang seekor babi hutan yang masuk ke kawasan permukiman, Kamis (30/7/2026) sore.

Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan kini menjalani pemulihan di rumah.

Camat Gununghalu, Asep Haris Kosaman, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, serangan babi hutan terjadi di dua lokasi berbeda di Desa Celak sekitar pukul 16.30 WIB.

“Benar, ada dua warga yang menjadi korban serangan babi hutan. Saat ini keduanya sudah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya berangsur membaik di rumah,” kata Asep saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).

Korban pertama, Asid (65), diserang di Kampung Cirawa RT 01 RW 05. Saat itu ia mengira hewan yang berada di sekitar rumahnya merupakan seekor kambing. Ketika hendak mengusir, ternyata hewan tersebut adalah babi hutan yang langsung menyeruduk hingga menyebabkan luka pada tangan dan kaki.

Tak lama berselang, babi hutan yang sama kembali muncul di Kampung Celak Kaler RT 02 RW 09. Warga sempat berupaya mengepung hewan liar tersebut, namun justru memicu serangan. Pelah menjadi korban kedua setelah digigit dan diseruduk hingga mengalami luka pada tangan dan kaki.

Korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, luka pada tangan Pelah cukup serius hingga memerlukan lebih dari 20 jahitan.

Usai menyerang dua warga, babi hutan tersebut melarikan diri ke area perkebunan yang berada di belakang permukiman.

Menyikapi kejadian itu, Asep mengimbau masyarakat agar tidak berupaya menangkap maupun menghalau satwa liar secara mandiri apabila kembali muncul di lingkungan permukiman karena dapat membahayakan keselamatan.

Pemerintah Kecamatan Gununghalu bersama Pemerintah Desa Celak akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemantauan di lokasi kemunculan babi hutan serta menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Apabila warga kembali melihat babi hutan berkeliaran di sekitar permukiman, segera laporkan kepada aparat desa atau petugas terkait. Jangan mengambil tindakan sendiri karena berisiko memicu serangan,” tegasnya.

Tags: #kabupaten bandung baratBabiBabi Hutandesa celakGunung Halu
Previous Post

Komisi IV DPRD KBB Sidak PT Kurnia, Soroti Polusi Debu, BPJS hingga Kesejahteraan Pekerja

Next Post

Bandung Barat Hadapi Tekanan Fiskal, Puskapolekbang Soroti Efisiensi APBD 2027

adikamil

Next Post

Bandung Barat Hadapi Tekanan Fiskal, Puskapolekbang Soroti Efisiensi APBD 2027

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version