CIPATAT,BBPOS- Kasus eksploitasi anak kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Kali ini, peristiwa tersebut terungkap di Kecamatan Cipatat, di mana seorang ayah diduga menjadikan anaknya sebagai alat untuk mencari uang dengan cara mengemis di pinggir jalan.
Anak tersebut terlihat mengenakan kostum badut Boboiboy sambil menenteng celengan berukuran besar untuk menampung uang. Ia berjalan dari satu lokasi ke lokasi lain untuk meminta-minta kepada warga.
Berdasarkan pantauan warga, anak itu kerap terlihat mengemis di sejumlah titik keramaian, seperti Pom Bensin Rajamandala, Pasar Rajamandala, serta mendatangi toko-toko dan lokasi lainnya.
Salah seorang warga setempat, Sunendar, mengungkapkan bahwa orang tua anak tersebut hanya memantau dari kejauhan saat sang anak mengemis.
“Dulu pernah ada orang yang mengambil uang hasil sedekah anaknya, lalu ayahnya marah besar,” ujar Sunendar.
Menurutnya, ayah dan ibu anak tersebut secara bergantian mengawasi dari kejauhan selama anaknya mengemis. Sunendar mengaku merasa prihatin melihat kondisi tersebut.
“Tidak pantas. Orang tuanya terlihat masih kuat dan sehat. Kalau memang sudah tidak mampu atau tidak bisa beraktivitas mungkin masih bisa dimaklumi, tapi ini mereka terlihat muda dan kuat berjalan,” katanya.
Ia menilai, ayah anak tersebut seharusnya mencari pekerjaan lain, seperti berjualan, bukan justru membebankan tanggung jawab mencari nafkah kepada anaknya. Akibat aktivitas mengemis tersebut, anak itu diduga tidak bersekolah karena hampir setiap hari terlihat berada di jalan dari pagi hingga malam.
“Kalau hanya sore hari mungkin masih bisa sekolah. Tapi ini dari pagi. Pagi di pasar, siang ke daerah Kaum, lalu kembali lagi,” jelasnya.
Sunendar juga menyebutkan, uang hasil mengemis selalu diambil langsung oleh sang ayah setiap kali anak tersebut selesai di satu lokasi sebelum berpindah ke tempat lain.
“Anak seusianya seharusnya belajar, ngaji, dan bermain seperti anak-anak pada umumnya. Mereka punya masa depan yang panjang. Kasihan kalau tidak sekolah, bagaimana masa depannya nanti,” ujarnya dengan nada prihatin.
Warga sekitar juga kerap melihat ayah anak tersebut dalam kondisi santai, bahkan terlihat bermain catur, merokok, dan minum kopi di sekitar lokasi.


