PADALARANG,BBPOS- Pemerintah Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalokasikan Pendapatan Asli Desa (PADes) untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada sekitar 400 warga.
Program tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat yang menjalankan aktivitas pekerjaan maupun pelayanan di desa, mulai dari guru ngaji, guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), BUMDes MUI, Guru PAUD, tutor PKBM hingga pedagang pasar.
Komitmen tersebut mengantarkan Desa Ciptagumati meraih Juara 3 Kategori Pemerintahan Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat dalam ajang Jamsostek Award 2026.
Penghargaan itu diserahkan dalam acara yang berlangsung di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (17/9/2026).
Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan mengatakan penggunaan PADes untuk perlindungan sosial merupakan bentuk komitmen pemerintah desa agar warga yang menjalankan aktivitas pekerjaan memiliki jaminan ketika menghadapi risiko kerja.
“Alhamdulillah, penghargaan ini milik seluruh masyarakat Desa Ciptagumati. Kami mendapatkan Juara 3 Jamsostek Award tingkat Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan ini bermanfaat sekaligus menginspirasi untuk masyarakat Desa Ciptagumati,” ujar Tedi.
Ia menjelaskan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut memberikan perlindungan, di antaranya terhadap risiko kecelakaan kerja dan kematian.
Dengan perlindungan tersebut, warga yang terdaftar dapat memperoleh manfaat jaminan sosial selama menjalankan tugas sesuai dengan dasar penugasan atau kepesertaan yang dimilikinya.
“Kurang lebih 400 orang,” kata Tedi saat menyebut jumlah warga yang telah mendapatkan perlindungan tersebut.
Menurutnya, penerima manfaat tidak terbatas pada perangkat desa. Pemerintah Desa Ciptagumati juga memasukkan kelompok masyarakat yang selama ini menjalankan fungsi pelayanan maupun aktivitas ekonomi di lingkungan desa.
Tedi mengatakan pendanaan program tersebut bersumber dari PADes yang dialokasikan secara mandiri oleh pemerintah desa.
“Kami sudah mengalokasikan dana tersebut dari PADes. Harapannya ke depan, alokasi ini bisa bertambah, sehingga penerima manfaat semakin banyak dan tepat sasaran, khususnya bagi warga Desa Ciptagumati yang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Ia menilai penghargaan Jamsostek Award 2026 menjadi pemacu bagi pemerintah desa untuk memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Ini menjadi awal yang baik bagi pemerintahan desa untuk menjadi lebih baik lagi dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Tedi menegaskan, peningkatan PADes ke depan diharapkan dapat membuka ruang bagi pemerintah desa untuk mendaftarkan lebih banyak warga dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Mudah-mudahan kami dapat terus meningkatkan Pendapatan Asli Desa, sehingga semakin banyak warga yang bisa kami daftarkan ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan,” pungkasnya.

