NGAMPRAH,BBPOS- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Sehabudin, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat Sesar Lembang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang memberi kepercayaan. Walau sisa waktu hanya sekitar 230 hari, saya ingin memanfaatkannya sebaik mungkin untuk masyarakat Bandung Barat,” ujarnya usai serah terima jabatan di Kantor Bupati, Ngamprah, Senin (15/9/2025).
Asep menegaskan, kewaspadaan terhadap potensi bencana yang ditimbulkan Sesar Lembang harus terus ditingkatkan. Berdasarkan kajian akademis, sesar tersebut merupakan ancaman nyata yang dampaknya bisa sangat besar jika terjadi pergeseran atau gempa.
“Sesar Lembang itu betul adanya sesuai hasil kajian akademis. Kalau sudah terjadi bencana, dampaknya luar biasa. Namun mudah-mudahan dengan banyak berdoa, bencana itu dijauhkan dari Bandung Barat,” katanya.
Selain antisipasi akademis dan teknis, Asep juga mengajak masyarakat memperbanyak doa dan dzikir sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kemungkinan bencana. Menurutnya, meski mitigasi dan kajian sudah dilakukan, tidak ada yang bisa memastikan kapan bencana terjadi.
“Sebagai manusia, kita wajib berusaha dan berikhtiar. Maka ke depan, BPBD akan memperbanyak sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayah rawan,” tegasnya.
Lebih lanjut, BPBD KBB akan memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah dan melaksanakan program sosialisasi kebencanaan. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana, baik akibat pergeseran sesar maupun cuaca ekstrem seperti hujan lebat.
“Kalau bepergian dari rumah, titip pesan pada keluarga untuk selalu hati-hati. Sebab bencana bisa datang kapan saja tanpa kita tahu,” imbuhnya.
Asep menutup dengan penekanan bahwa BPBD KBB akan terus mengedepankan dua hal utama, yakni ikhtiar akademis-teknis dan penguatan spiritual melalui doa serta dzikir. “Kolaborasi dengan masyarakat akan terus ditingkatkan agar kesiapsiagaan terhadap bencana semakin kuat,” tandasnya.***

