PADALARANG, BBPOS — Hendri salah seorang caleg Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) Dapil I Padalarang, Ngamprah dan Saguling mengaku kecewa lantaran minimnya saksi di Dapilnya.
Ia pun mendatangi Kantor DPD Golkar KBB di Jalan Raya Padalarang-Batujajar Desa Laksana Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (18/2/2024).
Kemudian Hendri menyampaikan secarik kertas kepada Ketua DPD Golkar KBB, Dadan Supardan serta Badan Saksi Nasional (BSN) Partai Golkar.
Namun, Kantor DPD Golkar nampak sepi, hanya ada beberapa orang yang sedang mampir ke kantor berlambang pohon beringin itu.
Isi surat tersebut, soal minimnya saksi dari Partai Golkar yang ada di tiap TPS. “Saksi yang ada di Dapil 1 hanya 30% diperkirakan yang baru masuk ke DPD,” kata Hendri.
Hendri mengecek ke tiap TPS, namun upayanya tersebut berbuah kekecewaan. “Memang tidak ada saksi di tiap TPS. Bagaimana saya bisa melakukan pengawalan suara berupa salinan C1 apabila ada sengketa Pileg,” bebernya.
Apabila ada sengketa di Pileg, Hendri mengaku hanya bisa pasrah dengan hasil apa adanya karena tidak mempunyai salinan C1.
“Target suara Golkar pada Pemilu ini melonjak drastis, tapi sayang lemah di saksi khususnya di Dapil saya (Dapil 1),” ungkapnya.
Dikonfirmasi, Ketua DPD Partai Golkar KBB, Dadan Supardan mengatakan, soal saksi ada di ranah Badan Saksi Nasional Partai Golkar. “Untuk KBB terpenuhi 37% lebih saksi di BSN dari 5.088 TPS yang ada di KBB,” ujar Dadan.
Soal C1 kata Dadan masih dalam proses perekapan. “Untuk Dapil 1 belum saya koordinasikan dengan BSN,” tandas Dadan.

