• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Kamis, 30 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Waspada! Kasus DBD di KBB Mencapai 210 Orang

by Asep
1 November 2021
in Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Waspada! Kasus DBD di KBB Mencapai 210 Orang
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH, BBPOS – 210 orang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Januari-September 2021. Satu orang diantaranya meninggal dunia.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Jajang Mulyana mengatakan, biasanya penyakit DBD tersebut menyerang saat peralihan musim tiba.

“Upaya yang kita lakukan agar tidak menyebar lebih luas lagi, kita lakukan fogging. Cuma anggaran fogging tahun 2021, hanya untuk 13 lokus saja,” katanya (1/11).

Ia menambahkan, pihaknya sepanjang tahun terus menggelontorkan anggaran untuk melakukan penyemprotan fogging di seluruh wilayah Bandung Barat.

“Kita terus melakukan fogging karena khawatir serangan virus Aedes Aegepty masih berlangsung hingga akhir tahun ini,” katanya.

Ia menyebut, terakhir fogging dilakukan pada Agustus-akhir Oktober 2021 di enam lokus. Selain fogging pihaknya melakukan kegiatan PE Penyelidikan Epidemiologi (PE) oleh Puskesmas.

“Disamping itu, warga dianjurkan untuk melakukan PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk,” jelas Jajang.

Sejauh ini, lokus berada di Desa Tanimulya Kecamatan Ngamprah, Desa Campaka Mekar Kecamatan Padalarang, Desa Batulayang Kecamatan Cililin, Desa Kertamukti Kecamatan Cipatat, RT 6 dan 12 Desa Ciburuy Kecamatan Padalarang.

“Berdasarkan kasus yang terjadi, daerah endemis DBD ini berada di wilayah Puskesmas Tagog Apu dan Padalarang,” beber Jajang.

Sebelumnya, Kepala Dinkes KBB, Eisenhower Sitanggang mengimbau pada masyarakat waspada terhadap serangan nyamuk Aedes Aegepty.

Masyarakat diminta untuk melakukan gerakan 3 M, agar nyamuk tersebut tidak berkembang biak. Gerakan 3 M tersebut dengan menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat semua tempat penyimpanan air dan memanfaatkan limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang).

“Pokoknya masyarakat tidak boleh lengah terhadap serangan penyakit DBD dengan melakukan 3 M,” pungkasnya

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratDemam berdarahDinas kesehatan
Previous Post

DAMRI Jurusan Alun-alun Ciburuy Kembali Beroperasi

Next Post

DPRD Jabar Minta Target Pendapatan dan Belanja Harus Rasional

Asep

Next Post
DPRD Jabar Minta Target Pendapatan dan Belanja Harus Rasional

DPRD Jabar Minta Target Pendapatan dan Belanja Harus Rasional

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In