NGAMPRAH,BBPOS- Pergantian pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat dukungan dari Partai Gerindra Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Langkah mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dinilai sebagai keputusan strategis untuk memperkuat tata kelola lembaga sekaligus memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru menggantikan Dadan Hindayana.
Menanggapi kebijakan tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra sekaligus wakil ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Pipih Supriati, menilai pergantian tersebut merupakan langkah konkret Presiden dalam melakukan evaluasi dan pembenahan kelembagaan demi meningkatkan kinerja BGN.
“Pergantian ini tentu dilakukan melalui berbagai pertimbangan yang matang. Kami melihat ini sebagai upaya Presiden untuk memperkuat tata kelola dan manajemen BGN agar semakin efektif dalam menjalankan tugasnya,” ujar Pipih didampingi Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC Gerindra KBB, Amung Makmur, Rabu (3/6/2026).
Menurut Pipih yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD KBB, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi siswa, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM di berbagai daerah.
“Harapannya program MBG semakin maju dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Program ini bukan hanya soal pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang positif bagi UMKM,” katanya.
Pipih menambahkan, keputusan Presiden melakukan pergantian Kepala BGN juga tidak terlepas dari berbagai masukan dan evaluasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Presiden tentu mendengarkan berbagai aspirasi dan masukan. Yang jelas, tujuan utamanya adalah memperbaiki kinerja BGN agar semakin baik ke depan,” ucapnya.
Ia berharap kepemimpinan baru di tubuh BGN mampu mempercepat realisasi program-program pemerintah di bidang pemenuhan gizi nasional sebagai bagian dari agenda besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Mudah-mudahan Kepala BGN yang baru dapat bekerja maksimal sesuai arahan Presiden Prabowo dalam memastikan pemenuhan gizi bagi generasi muda Indonesia sebagai investasi menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.***


