NGAMPRAH,BBPOS- Gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 2026 mencapai ratusan orang. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah mengusulkan sebanyak 106 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk menjaga keberlangsungan layanan publik.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, Rega Wiguna, mengatakan usulan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi atas tingginya angka ASN yang memasuki masa purna tugas setiap tahun.
“Jumlah ASN yang pensiun cukup tinggi. Karena itu, kami mengusulkan 106 formasi CPNS untuk mengisi kebutuhan tersebut,” ujar Rega, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan, rekrutmen CPNS bukan bertujuan menambah jumlah pegawai, melainkan menggantikan posisi ASN yang pensiun. Kebijakan ini sekaligus mengikuti arahan pemerintah pusat dalam pengendalian jumlah aparatur.
“Rekrutmen ini menerapkan prinsip zero growth, artinya hanya mengganti pegawai yang pensiun tanpa menambah beban anggaran,” jelasnya.
Rega menyebutkan, rata-rata jumlah ASN yang pensiun di lingkungan Pemda KBB setiap tahun mencapai sekitar 450 orang. Khusus pada 2026, jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun terdiri dari 435 PNS dan sekitar 50 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Hingga Maret 2026, total PNS di Kabupaten Bandung Barat tercatat sebanyak 4.815 orang. Sementara jika digabungkan dengan PPPK dan PPPK paruh waktu, jumlah keseluruhan pegawai mencapai sekitar 13.900 orang, terdiri dari 3.316 PPPK dan 5.805 PPPK paruh waktu.
Lebih lanjut, Rega mengungkapkan pelaksanaan seleksi CPNS 2026 masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan usulan formasi yang akan difokuskan pada sektor prioritas.
“Kami masih menunggu informasi dari Kemenpan RB. Namun usulan formasi sudah kami siapkan sebanyak 106 orang, meliputi tenaga kesehatan, pendidikan, dan teknis,” pungkasnya


