NGAMPRAH,BBPOS- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, dr. Lia, menegaskan pendampingan ibu hamil dan balita harus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat pencegahan stunting sejak dini.
Hal tersebut disampaikan menyusul kegiatan pendampingan dan pengawasan penimbangan serta pengukuran ibu hamil dan balita yang dilakukan jajaran ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat di sejumlah Posyandu di Kecamatan Cipeundeuy. Dalam kegiatan itu, petugas juga melakukan kunjungan rumah kepada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Menurut dr. Lia, kegiatan tersebut bertujuan memastikan proses penimbangan dan pengukuran di Posyandu berjalan sesuai standar sehingga menghasilkan data pertumbuhan dan perkembangan yang akurat sebagai dasar penyusunan intervensi kesehatan.
“Data yang akurat menjadi kunci dalam memantau kondisi ibu hamil dan balita. Dari data tersebut kita dapat menentukan langkah penanganan yang tepat untuk mencegah stunting sejak dini,” ujar dr. Lia.
Ia menjelaskan, selain melakukan pemantauan di Posyandu, petugas juga memberikan edukasi kepada ibu hamil, khususnya yang mengalami KEK, mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama masa kehamilan guna mengurangi risiko komplikasi serta mendukung tumbuh kembang janin.
Menurutnya, kunjungan rumah menjadi bagian penting dalam memastikan ibu hamil memperoleh pendampingan secara langsung sesuai kondisi yang dihadapi.
“Melalui pendampingan ini kami ingin memastikan setiap ibu hamil mendapatkan perhatian, edukasi, dan pendampingan agar kebutuhan gizinya terpenuhi sehingga kehamilan berjalan sehat hingga persalinan,” katanya.
Dr. Lia menambahkan, Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam memantau tumbuh kembang balita dan mendeteksi secara dini potensi gangguan pertumbuhan.
Karena itu, ia mengajak seluruh tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, serta masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Kami berharap melalui pendampingan di Posyandu dan kunjungan rumah kepada ibu hamil KEK, upaya pencegahan stunting di Kabupaten Bandung Barat semakin optimal. Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat, tumbuh optimal, dan bebas stunting,” pungkas dr. Lia.


