NGAMPRAH,BBPOS- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Wibawa Mukti (TWM) Kabupaten Bandung Barat berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.
Selain membukukan laba sebesar Rp356 juta, perusahaan daerah tersebut juga memperoleh predikat sehat berdasarkan hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Kabupaten Bandung Barat Ahmad Fauzan Azima melalui Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Barat, Erik Harisma, mengatakan hasil evaluasi BPKP menunjukkan Perumdam TWM berada pada kategori sehat dengan kinerja keuangan dan operasional yang baik.
“Berdasarkan paparan terakhir BPKP di Yogyakarta pada 23 April 2026, Perumdam TWM masuk kategori sehat. Penilaian tersebut mengacu pada indikator yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Dalam Negeri,” kata Erik, Rabu (3/6/2026).
Menurut Erik, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga telah menetapkan kebijakan pembagian laba Perumdam TWM. Sebesar 50 persen dari keuntungan perusahaan akan disetorkan kepada pemerintah daerah dalam bentuk dividen sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai keputusan bupati selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).
Sementara itu, Direktur Perumdam TWM Dedy Hermansyah mengungkapkan perusahaan berhasil membukukan laba sebesar Rp356 juta pada tahun buku 2025 berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik.
Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, Perumdam TWM mencatat laba sebesar Rp149 juta setelah sebelumnya mengalami kerugian pada masa awal operasional perusahaan.
“Target laba Perumdam TWM pada tahun 2026 sebesar Rp411 juta. Kami terus melakukan perbaikan tata kelola, pelayanan, dan efisiensi operasional untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” ujar Dedy.
Selain mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan, Perumdam TWM juga aktif menjalankan program pelayanan dan sosial kemasyarakatan. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Januari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Perumdam TWM berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, serta berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar saat bencana terjadi. Karena itu kami bergerak cepat memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap terpenuhi,” kata Dedy.
Perumdam TWM juga memasok kebutuhan air bersih untuk fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) darurat yang digunakan para pengungsi selama masa tanggap darurat.
Di sektor pelayanan, perusahaan berhasil memperluas jaringan distribusi air bersih ke Perumahan Pondok Padalarang Indah (PPI), Kecamatan Padalarang. Wilayah tersebut diketahui mengalami keterbatasan akses air bersih selama puluhan tahun akibat minimnya sumber air bawah tanah.
Melalui program pengembangan jaringan pelayanan tahun 2025, Perumdam TWM berhasil menyalurkan air bersih ke kawasan tersebut secara bertahap, dimulai dari Blok G RW 28 Desa Padalarang.
Warga setempat menyambut positif kehadiran layanan tersebut. Mereka mengaku kini dapat menikmati pasokan air bersih yang lebih stabil setelah bertahun-tahun mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dengan capaian laba yang terus meningkat, predikat sehat dari BPKP, serta perluasan layanan kepada masyarakat, Perumdam Tirta Wibawa Mukti semakin memperkuat perannya sebagai BUMD strategis yang mendukung pelayanan publik sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bandung Barat.


