• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Minggu, 8 Maret, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Longsor Timpa 25 Rumah, 10 Warga Kampung Gintung Hilang

by Hendry Nasir
25 Maret 2024
in Headline, Info KBB
Reading Time: 2 mins read
Longsor Timpa 25 Rumah, 10 Warga Kampung Gintung Hilang
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

RONGGA, BBPOS – Longsor timpa 25 rumah di Kampung Gintung RT3/7, Desa Cibenda, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (24/3/2024) malam. Sebanyak 10 warga masih tertimbun tanah longsor, 2 warga mendapatkan perawatan di RSUD Cililin dan 1 orang lainnya dirawat di pengungsian.

Camat Rongga, Rega Wiguna mengatakan, peristiwa longsor terjadi usai hujan dengan intensitas tinggi menerjang kawasan tersebut dengan waktu yang cukup lama.

“Kontur ini kan perbukitan, berdasarkan informasi dari desa dari atas itu memang tanah Perhutani. Saat hujan kurang lebih satu jam setengah lalu longsor,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (25/3/2024).

Ia menambahkan, saat ini lokasi peristiwa longsor tersebut cukup memprihatinkan. Pasalnya, kondisi rumah warga yang terdampak nyaris rata dengan tanah.

“Berdasarkan data sementara dari desa, sebanyak 10 orang masih dalam pencarian dan 2 orang tengah menjalani perawatan di RSUD Cililin,” ujarnya.

“Sementara itu, sebanyak 225 jiwa terdiri dari 55 KK dievakuasi di GOR Desa Cibenda, SDN 1 Cibenda dan SD Padakati,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk saat ini pihaknya bersama stakeholder terkait tengah melakukan pencarian korban yang masih tertimbun longsor secara manual.

“Kita bersama Forkopimcam dan stakeholder terkait masih melakukan pencarian korban dengan cara manual,” katanya.

Sementara itu, Kasie Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Bandung, Supriyono mengatakan, setidaknya ada tiga titik longsor yang saat ini menjadi lokasi pencarian korban.

“Ada tiga titik yang dicurigai adanya korban dan di tiga titik ini sudah kita lakukan pencarian dengan alat tradisional,” katanya.

“Alkon sudah ada dan sementara menggunakan pacul dan skop. Yang pasti kita akan gunakan alkon mudah-mudahan korban segera ditemukan,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi kontur tanah yang masih labil menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian korban yang masih tertimbun longsor.

“Curah hujan, tingkat kemiringan atau letak geografis di area longsor ini cukup lumayan (luas),” katanya.

Ia mengimbau, masyarakat untuk tidak memasuki dan mendekati area lokasi longsor tersebut. Pasalnya, potensi longsor susulan masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Bagi warga maupun orang yang tidak berkepentingan tidak perlu ke lokasi longsor karena potensi bencana masih tinggi,” tandasnya.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratbanjir bandang cibendaBpbd kbbCamat Cipongkordesa CibendaRega
Previous Post

Banjir Bandang KBB, Sembilan Orang Hilang, 20 Rumah Rata dengan Tanah

Next Post

Jabar Bergerak Bantu Korban Longsor di Kampung Gintung

Hendry Nasir

Next Post
Jabar Bergerak Bantu Korban Longsor di Kampung Gintung

Jabar Bergerak Bantu Korban Longsor di Kampung Gintung

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In